Menaker Puji Pegawai dan Petugas Posko THR yang Tak Mudik Lebaran

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Rabu, 19 Mei 2021 17:16 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Ida Fauziyah menggelar acara Halalbihalal bersama jajaran Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara virtual Senin (17/5).
Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Ida Fauziyah menggelar acara halalbihalal bersama jajaran Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara virtual Senin lalu. Ida mengapresiasi seluruh jajaran Kemnaker yang telah mematuhi imbauan untuk tidak mudik lebaran untuk mencegah penularan COVID-19.

"Bapak, Ibu sudah memberikan contoh baik. Saya anggap semuanya sudah melaksanakan anjuran perintah dari pemerintah untuk tidak mudik," ujar Ida dalam keterangan tertulis, Rabu (19/5/2021).

Ida juga memuji pegawai Kemnaker yang rela mengorbankan waktu liburnya demi mengawal Posko THR Kemnaker. Dia mengajak para pegawai tersebut untuk menjadikan bulan Syawal sebagai sumber semangat dalam meningkatkan kinerja. Sehingga dapat memberikan pelayanan dan pengabdian yang terbaik kepada masyarakat.

"Saya yakin dan percaya semangat Syawal ini akan menjadi spirit bagi kita untuk meningkatkan kinerja kita yang lebih baik," katanya.

Menurutnya, selama ini Kemnaker memiliki sederet prestasi yang patut dibanggakan. Prestasi ini disebutnya perlu dilanjutkan dengan menjaga sinergi dan kolaborasi di dalam lingkup Kementerian.

"Kita punya banyak prestasi yang telah kita lakukan, dan banyak hal yang sedang dan akan kita lakukan yang tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, yang itu membutuhkan kolaborasi dari semua bapak dan ibu semua," paparnya

"Terus semangat. Semangatnya tidak boleh berhenti. Kondisi memang lagi sulit, tapi kita terus bersama-sama mengatasi kesulitan ini," sambungnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan acara halalbihalal merupakan tradisi baik yang mencerminkan ciri khas budaya Indonesia. Dia menilai halalbihalal juga menjadi momentum yang tepat untuk saling memaafkan, baik terhadap orang tua, saudara, maupun rekan kerja.

"Tradisi halalbihalal adalah sebuah tradisi yang sangat baik untuk betul-betul kita mengikhlaskan diri, membuka diri hati kita untuk meminta dan menerima maaf yang selama ini berinteraksi secara intens dengan kita, dengan keluarga kita, dengan suadara, atasan kita, kolega kita atau pun juga bawahan kita," kata Anwar.

Dia bersyukur meski di tengah pandemi COVID-19, Kemnaker tetap bisa menyelenggarakan halalbihalal secara virtual. "Mudah-mudahan secara virtual ini tidak mengurangi esensi dari halalbihalal tersebut," tuturnya.

(akd/ega)