Isi Lengkap Instruksi Anies Minta Jajarannya Awasi Mobilitas Warga Usai Mudik

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 21:07 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pasar Tanah Abang.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 33 Tahun 2021 tentang pengawasan dan pengendalian mobilitas warga usai mudik Lebaran 2021. Berikut ini isinya.

Dilihat detikcom pada Selasa (18/5/2021), salah satu instruksi tersebut ditujukan kepada Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Budi Awaluddin. Isinya, meminta Budi menggerakkan jajaran Disdukcakpil sampai tingkat kelurahan untuk berkoordinasi dengan lurah mengenai pendataan kependudukan melalui aplikasi warga.

Kemudian, melaporkan hasil rekapitulasi data yang dilakukan di tingkat RT/RW melalui Kepala Satuan Pelaksana Kependudukan dan Pencatatan Sipil kelurahan setiap hari.

Selanjutnya, Anies juga menginstruksikan para lurah melakukan pengendalian skala mikro tingkat RT/RW bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Pengendalian ini dapat dilakukan dengan cara melakukan pendampingan terhadap warga yang sedang menjalani isolasi mandiri karena positif COVID atau sedang menunggu hasil swab antigen/PCR pada pukul 08.00-19.00 WIB.

Setelah itu, melaporkan hasil pengawasannya kepada Satgas COVID-19 untuk ditentukan langkah ke depannya.

"Melakukan prosedur micro-lockdown di tingkat RT dalam hal ditemukan konfirmasi positif di atas 5 rumah/terdapat zona merah dan memastikan untuk menjaga keamanan dan ketertiban warga/masyarakat di lokasi pengendalian skala mikro di RT," tulis ingub tersebut.

Simak video 'Satgas Minta Karantina Mandiri Bagi Orang yang Pulang Mudik Dipantau'

[Gambas:Video 20detik]



Berikut ini instruksi Anies kepada jajarannya di tingkat Lurah.

r. Para Lurah:
1. melakukan pengendalian skala mikro di lingkungan RT dan RW bersama Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan antara lain:
a. melakukan pendampingan bagi warga/masyarakat yang tidak dapat menunjukkan hasil tes Swab Antigen/PCR/Genose bebas COVID-19 dan membawa yang bersangkutan ke Puskesmas untuk dilakukan tes Swab Antigen/PCR;
b. melakukan pengawasan dan pengendalian bersama Satuan Tugas Penanganan COVID-19 tingkat RT dan RW bagi warga/masyarakat yang menjalani isolasi mandiri karena positif COVID-19 dan/atau sedang menunggu hasil tes Swab Antigen/PCR pada pukul 08.00 dan 19.00 WIB;
c. mengoordinasikan pelaksanaan pelaporan hasil pengawasan pengendalian data warga yang dilakukan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 tingkat RT dan RW pada pukul 09.00 dan 20.00 WIB;
d. melakukan prosedur micro lockdown di tingkat RT dalam hal ditemukan konfirmasi positif di atas 5 (lima) rumah/terdapat zona merah; dan
e. memastikan untuk menjaga keamanan dan ketertiban warga/masyarakat di lokasi pengendalian skala mikro di RT.

(dwia/imk)