Demo Bela Palestina di Kedubes AS, Massa Bakar Replika Bendera Israel

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 17:03 WIB
Massa aksi bela Palestina bakar replika Bendera Palestina di depan Kedubes AS
Massa aksi bela Palestina bakar replika Bendera Israel. (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Aksi bela Palestina yang dilakukan oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FLSDK) telah berakhir. Sebelum mengakhiri aksi, mereka membakar replika bendera Israel.

Pantauan detikcom di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (18/5/2021) sekitar pukul 16.10 WIB, massa aksi sudah membubarkan diri. Sebelum membubarkan diri, mereka sempat melakukan aksi pembakaran replika bendera Israel di depan mobil komando.

"Bakar nggak benderanya?" seru salah seorang yang membakar replika bendera.

Lalu, replika bendera tersebut dibakar oleh peserta aksi. Replika bendera Israel itu tampak terbuat dari kertas. Dalam pembakaran replika bendera Israel tersebut turut dibacakan sebuah puisi yang bertema kesedihan rakyat Palestina.

Sebelum pembakaran replika, mereka juga turut menampilkan teatrikal yang menceritakan tentang bagaimana anak-anak Palestina dibunuh secara kejam oleh rakyat Israel.

Kemudian dalam aksinya, Koordinator Lapangan Aliansi Pemuda Indonesia untuk Palestina Bachrudin mengorasikan tuntutan mereka. Pertama, mereka mengecam sikap Amerika Serikat yang telah memblokir pertemuan Dewan Keamanan PBB dalam pembahasan permasalahan Palestina.

"Dua, mengutuk tindakan kekerasan dan pengusiran Kepolisian Israel atas warga Palestina di Sheikh Jarrah serta penutupan Masjid Al-Aqsa. Tiga, mengecam kejahatan genosida dan pembersihan etnis yang dilakukan oleh Israel," kata Bachrudin.

Peserta aksi juga mendukung pernyataan sikap Indonesia agar PBB segera menyelesaikan konflik Israel dan Palestina. Mereka juga mengajak masyarakat Indonesia berdoa untuk keselamatan warga Palestina.

"Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memasifkan berita di media sosial terkait kejahatan dan kekejaman yang dilakukan zionis Israel kepada warga Palestina merupakan bentuk penjajahan yang nyata," ujar dia.

"Mengajak seluruh umat muslim di Indonesia agar memanjatkan doa dan Qunut Nazilah memohon pertolongan Allah SWT untuk kaum muslimin di Palestina dan menghancurkan zionis Israel di tanah Palestina," sambungnya.

Usai membacakan orasi itu, massa mulai membubarkan diri. Mereka membubarkan diri dengan tertib.

(lir/lir)