Napi di Kaltim Pesan 5 Kg Sabu ke Bandar Narkoba di Lapas Kaltara

Suriyatman - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 15:31 WIB
Barang bukti 5 kilogram sabu jaringan antarlapas di Kaltim dan Kaltara (Suriyatman/detikcom).
Barang bukti 5 kilogram sabu jaringan antarlapas di Kaltim dan Kaltara (Suriyatman/detikcom)
Samarinda -

Seorang narapidana di Lemba Permasyarakatan (Lapas) Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), berinisial AG (40) ditangkap tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim usai memesan 5 kilogram sabu-sabu. AG memesan barang haram itu kepada napi lain di Lapas Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).

"Berdasarkan alat bukti yang ditemukan terungkap bahwa AG sebagai pemesan barang narkotika jenis sabu itu kepada sesama narapidana yang menjalani masa hukuman di Lapas Tarakan, Provinsi Kaltara," ujar Kepala Badan Narkotika Nasional Kalimantan Timur Wisnu Andayana di kantornya, Selasa (18/5/2021).

Pengungkapan peredaran narkoba antar-lapas ini terungkap setelah tim gabungan BNNP Kaltim, Kanwil
Kemenkumham Kaltim, beserta kepolisian mengejar seorang kurir yang hendak mengantarkan sabu itu ke AG di Lapas Bontang.

Setelah menerima informasi, pada Senin (17/5) sekitar pukul 15.30 Wita, petugas menyekat kurir 5 kg sabu itu di Jalan Poros Sangatta-Bengalon tepatnya di daerah Desa Muara Bengalon. Namun pelaku yang mengetahui keberadaan petugas langsung melarikan diri menggunakan kendaraan minibus yang digunakan.

Kejar-kejaran antara petugas dan kurir pun terjadi, hingga akhirnya mobil yang dikemudikan kurir tersebut terjun ke jurang sedalam 15 meter.

"Pelaku berhasil kabur setelah mobil Xenia yang digunakan masuk ke dalam jurang sedalam 15 meter. Saat kami datang kami hanya menemukan barang bukti sabu-sabu yang terbungkus 5 bal di dalam mobil dan alat komunikasi milik pelaku," kata Wisnu.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Penampakan Sajam-Pistol Rakitan dalam Penggerebekan Kampung Ambon

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2