Perketat Arus Balik Mudik, Ini 3 Daerah dengan Mobilitas Paling Tinggi

Inkana Putri - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 21:24 WIB
Airlangga
Foto: Kemenko Perekonomian
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan ada perkuatan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro usai berakhirnya libur Lebaran. Adapun kebijakan tersebut merupakan arahan resmi Presiden Joko Widodo.

"Tadi arahan Bapak presiden untuk memperkuat PPKM Mikro baik di tempat mereka berangkat maupun di tempat tujuan di daerah di Jakarta," kata Airlangga dalam keterangan tertulis, Senin (17/5/2021).

Airlangga melaporkan terdapat 1,5 juta orang mudik meninggalkan Jakarta. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.023.290 orang mudik ke daerah di Pulau Jawa, sedangkan sekitar 440 ribu orang mudik ke Pulau Sumatera.

Lebih lanjut Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menyampaikan ada 3 daerah yang mobilitasnya meningkat hampir 100 persen. Daerah tersebut yakni Maluku Utara hampir 100 persen, Sulawesi Barat 74 persen dan Gorontalo 72 persen.

Di samping memperkuat PPKM Mikro, Airlangga mengatakan pemerintah juga memberlakukan tes acak (random test) bagi pemudik yang kembali ke Jakarta. Bahkan, pemerintah juga menginstruksikan agar ada pemeriksaan ketat di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni Lampung.

"Khusus untuk yang dari Sumatera dilakukan mandatory check di Pelabuhan Bakauheni dan juga di tempat mereka berangkat. Tentunya kita berharap bahwa mereka yang masuk ke Jawa terutama dari wilayah yang naik itu sudah aman dari COVID-19," katanya.

Seluruh upaya tersebut bertujuan guna mencegah lonjakan kasus COVID-19. Pasalnya, Airlangga menyebut saat ini perkembangan kasus COVID-19 relatif masih terkendali, yakni dengan kasus aktif nasional 5,3 persen dibanding global 11,09 persen. Sementara untuk tingkat kesembuhan mencapai 92 persen, dibandingkan global yang 86,83 persen.

Menurut Airlangga, kasus aktif COVID-19 nasional juga mengalami penurunan sebesar 48,6 persen dari puncak kasus pada 5 Februari lalu. Di samping itu, kasus aktif pun mengalami pengurangan 7.595 dalam satu pekan terakhir, yang saat ini berada dalam kisaran 90.800.

Meskipun demikian, Airlangga mengatakan ada 15 provinsi dengan kasus aktif meningkat, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Maluku, NTB, Maluku Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.

"Dibanding pekan pertama April, kasus mingguan di pulau Sumatera ada tren meningkat dan kita memonitor mobilitas penduduk pascalibur Lebaran dari Sumatera ke Jawa," tandas Airlangga.

Selain itu, Bed Occupancy Rate (BOR) juga mengalami perbaikan. Secara nasional, BOR relatif rendah yaitu 29 persen. Namun, ada beberapa daerah dengan BOR relatif tinggi antara lain, Sumatera Utara 57 persen, Riau 52 persen, Kepulauan Riau 49 persen, Sumatera Barat 49 persen, Sumatera Selatan 47 persen, Bangka Belitung 45 persen, Jambi 43 persen, dan Lampung 38 persen.

Simak video 'Pos Pemeriksaan di Tol Japek Diperpanjang Sampai 24 Mei, Ini Alasannya':

[Gambas:Video 20detik]



(mul/ega)