Mulai 2007, Transmigrasi di Perbatasan & Pulau Terluar

Mulai 2007, Transmigrasi di Perbatasan & Pulau Terluar

- detikNews
Minggu, 12 Mar 2006 22:11 WIB
Jakarta - Mulai tahun 2007, program transmigrasi akan difokuskan ke daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar. Hal ini katanya bukanlah upaya untuk pengucilan masyarakat, melainkan untuk ketahanan pangan dan ketahanan nasional NKRI. "Penempatan ini jangan dikonotasikan mengucilkan rakyat," ujar Menakertrans Erman Suparno kepada wartawan di RSCM Jl Diponegoro Jakarta, Minggu (12/03/06) setelah menjenguk Gus Dur. Penempatan di daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar merupakan upaya untuk ketahanan pangan dan ketahanan nasional NKRI. Pulau-pulau tersebut tentu saja memiliki arti penting karena merupakan security belt bagi RI. "Dengan transmigrasi jangan memindahkan orang susah jadi tambah susah lagi. Karena itu transmigrasi sekarang saya beri ikon baru dengan membangun kota terpadu mandiri (KTM)," kata Erman. Menurutnya, perekonomian tidak harus diarahkan dengan mengejar pertumbuhan tapi juga dengan pemerataan pertumbuhan. Tujuannya adalah agar tidak terjadi kesenjangan sehingga pertumbuhan di semua daerah bisa berkembang. Erman sengaja menggunakan kata kota dalam KTM karena selama ini masyarakat terstigma bahwa transmigrasi identik dengan pindah ke daerah hutan. Malah dengan konsep KTM, masyarakat tidak perlu ragu untuk transmigrasi karena saluran listrik, transportasi dan komunikasi akan disediakan. Hingga saat ini sudah ada 22 gubernur yang menawarkan daerahnya untuk mendukung KTM. Di antaranya propinsi Riau yang menawarkan pulau Empat, Maluku Utara yang menawarkan Morotai, Kepri yang menawarkan pulau Natuna, Galang dan Tonton serta NTT, NTB, Kalbar, Kalteng dan Kalsel. "Anggaran yang sudah disetujui untuk transmigrasi 2007 adalah Rp 7 triliun. Kita welfare planninglah," demikian Erman. (atq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads