2,2 Juta Orang Masuk Jakarta Selama Periode Larangan Mudik

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 12:56 WIB
Pemudik berada di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (4/5/2021). Jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, terus meningkat menjelang diberlakukannya aturan larangan mudik Lebaran 2021.
Ilustrasi pemudik di Terminal Pulogebang, Jakarta (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah pusat melarang masyarakat mudik Lebaran 2021 sejak 6 sampai 17 Mei 2021. Kendati demikian, masih banyak warga yang keluar-masuk DKI Jakarta selama periode larangan mudik Lebaran.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, berdasarkan data yang tercatat sejak 6 hingga 15 Mei 2021, sudah lebih dari 2,6 juta orang di Jakarta meninggalkan Ibu Kota. Sedangkan warga yang masuk ke Jakarta dalam rentang waktu yang sama sebanyak 2,2 juta orang.

"Ini ada 2,2 juta orang masuk Jakarta dan yang keluar 2,6 juta. Ini dari 6 sampai 15 Mei," kata Riza kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/5/2021).

Berdasarkan data yang diterima detikcom, sebanyak 2.607.688 orang yang keluar dari Jakarta itu menggunakan kendaraan pribadi dan 555 orang memakai layanan bus AKAP. Orang yang masuk Jakarta juga mayoritas menggunakan kendaraan pribadi, yakni 2.244.096 orang dan 174 orang menggunakan bus AKAP.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta tercatat 1.730.463 kendaraan. Dari data itu, 714.916 kendaraan keluar dari Jakarta melalui jalan tol dan 1.015.547 kendaraan melalui jalan arteri.

Untuk jumlah kendaraan yang masuk Jakarta total ada 1.513.267. Sebanyak 679.152 kendaraan masuk Jakarta melalui jalan tol dan 834.115 kendaraan masuk melalui jalan arteri.

Lebih jauh Riza mengatakan, untuk meredam penularan COVID-19, Pemprov DKI telah menerapkan sejumlah kebijakan selama periode larangan mudik. Di antaranya menutup tempat wisata, seperti Ragunan, TMII, dan Ancol.

"Kita berdoa berusaha terus agar masa libur Idul Fitri ini tidak menimbulkan peningkatan atau lonjakan COVID di Jakarta," katanya.

Tonton juga Video: Arus Balik Lebaran, Para Pemudik di Tol Japek Dites Acak Corona!

[Gambas:Video 20detik]



(fas/fas)