Pendataan Kacau Hambat Warga Papua Mencoblos
Minggu, 12 Mar 2006 09:47 WIB
Jakarta - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Papua berjalan lancar pada Jumat 10 Maret lalu. Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPRR) menemukan masalah pendataan yang kacau, menghambat warga untuk memilih.JPRR melakukan pantauan dari 8 daerah yaitu Merauke, Timika, Biak, Supriori, Yappen, Kerom, Kotamadya Jayapura, dan Kabupaten Jayapura. Secara umum pilkada berjalan lancar, namun banyak warga yang tidak memilih akibat kacaunya daftar pemilih tetap (DPT)."Masalah yang kita amati pada daftar pemilih tetap, banyak warga yang tidak mendapatkan undangan untuk ke TPS," ujar Purnomo dari JPPR saat dihubungi detikcom, Minggu (12/3/2006).Di TPS 1 kota Koya Timur, ada 10 undangan ganda sementara banyak warga lain yang tidak mendapat undangan. Di TPS 22 Kelurahan Fim Kotamadya Jayapura, warga merusak TPS karena tidak mendapat kartu pemilih."Jadinya saling tuding antara BPS dan KPUD. Masalah ini selalu muncul setiap pemilihan sejak Pemilu 2004, KPUD tidak pernah memperbaiki kinerjanya," imbuh Purnomo.Menurut Purnomo, JPPR melakukan pendidikan politik bagi pemilih untuk menyadarkan warga akan masalah pendataan ini. Mereka mengingatkan peserta pemilihan tidak hanya berlomba-lomba mengumpulkan massa, namun juga memastikan bahwa kantong-kantong massa mereka telah terdata dalam DPT dan menerima undangan mencoblos."Waktu pilkada walikota Jayapura pada Juni 2005, data untuk DPT warga Jayapura sudah tersusun. Tapi sekarang jadi berantakan lagi," tandas Purnomo yang juga tidak mendapatkan undangan mencoblos.Data perhitungan cepat JPPR dari 13 distrik, Sabtu 11 Maret, pukul 20.00 WIT, menunjukan sementara pasangan Barnabas-Alex tetap unggul dengan 13.719 suara. Sementara pasangan John Ibo-Paskalis Kosay memperoleh 9.348 suara.Pasangan Lukas Enembe-Robby Aituarauw memperoleh 7.397 suara. Pasangan Constant Karma-Donatus Motte memperoleh 4.857 suara dan pasangan Henk Webiser-S. Petrus Inauri memperoleh 3.373.
(fay/)











































