Polisi Bubarkan Tawuran di Gang Sempit Makassar dengan Gas Air Mata

Reinhard Soplantila - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 07:53 WIB
ilustrasi tawuran
Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta -

Dua kubu dengan saling serang di gang sempit di kawasan Jalan Lembo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi dari Polrestabes Makassar yang mendatangi lokasi langsung membubarkan tawuran tersebut.

Peristiwa tawuran antarwarga itu melibatkan warga di Jalan Layang dengan warga di Jalan Lembo, Makassar, pada Senin (17/5/2021) sekitar pukul 06.30 Wita. Tim Penikam dibantu dengan Patko Polretabes Makassar mendatangi TKP dan melepaskan tembakan peringatan ke udara beserta gas air mata untuk membubarkan tawuran.

"Tim Penikam Polrestabes Makassar bersama jajaran Patko Polrestabes Makassar mendatangi TKP perang kelompok yang mana sedang berlangsung di Jalan Lembo, kedua kelompok, baik dari jalan layang dan Jalan Lembo melakukan perang di daerah tersebut. Akhirnya kami dari tim Penikam Polrestabes Makassar bersama jajaran Patko melakukan pembubaran di daerah tersebut," ujar Katim Penikam Polrestabes Makassar Iptu Arif Muda, Senin (17/5).

Setelah membubarkan tawuran, polisi kesulitan untuk menyisir dan mengejar pelaku tawuran. Penyebabnya, lokasi tawuran memiliki akses sempit dan banyak lorong sehingga tidak ada satu orang pelaku tawuran yang tertangkap.

"Untuk para pelaku perang kelompok berhasil melarikan diri dan kami mencoba menyisir daerah tersebut, namun kami tidak mendapatkan satupun pelaku perang kelompok tersebut, mengingat lokasi daripada TKP tersebut agak sempit dan banyak tempat pelarian para pelaku tersebut," ungkap Arif.

Akibat tawuran ini, beberapa kendaraan milik warga yang terparkir dirusak. Tidak hanya itu, beberapa perabotan rumah warga di sekitar TKP juga turut hancur.

"Jadi berdasarkan kegiatan dari para pelaku perang kelompok tersebut merusak kendaraan-kendaraan yang ada di TKP baik motor maupun rumah yang mana dilakukan para pelaku perang kelompok tersebut," sebut Arif.

Lihat juga video 'Pecah Tawuran Antar-pemuda di Makassar, Diduga Akibat Dendam Lama!':

[Gambas:Video 20detik]

(aik/aik)