Kapolda Metro: 110 Pengendara Masuk Jakarta Di-rapid Test, 2 Orang Positif

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 13:28 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadli Imran (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadli Imran (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan 110 pengendara yang menuju arah Jakarta diminta menjalani tes rapid antigen di pos pemeriksaan. Hasilnya, dua orang dinyatakan positif di pos pemeriksaan Bekasi-Karawang.

"Dua titik pintu masuk DKI Jakarta melalui jalur Timur, satu di kilometer 34 ini, kemudian satu di Jalan Raya Bekasi-Karawang sudah ada sekitar 110 yang dilakukan swab antigen, 2 positif yang ada di jalur arteri," kata Irjen Fadil kepada wartawan di Tol Japek Km 34B, Jakarta, Minggu (16/5/2021).

Fadil menerangkan dua orang pengendara yang dinyatakan positif itu sudah ditangani di Wisma Atlet. Petugas di lapangan, kata Fadil, telah melakukan tracing bagi mereka yang kontak erat dengan dua pengendara yang positif tersebut.

"Bagi yang positif yang tadi di jalur arteri sudah langsung diambil langkah-langkah medis kuratif dengan membawa yang bersangkutan ke Wisma Atlet untuk dilakukan test PCR. Lalu tim tracing jika positif, tim tracing akan melakukan langkah-langkah tracing kontak rapid sebagai tambahan juga rekan-rekan semuanya antisipasi di jalur arteri melalui Kedungwaringin itu Jalan Raya Bekasi perbatasan dengan Karawang juga diberlakukan hal yang sama seperti di sini," tuturnya.

Sementara itu, Fadil menyebut di pos pemeriksaan Tol Japek Km 34B belum ditemukan ada yang reaktif virus Corona. Pihaknya akan terus menggencarkan rapid test antigen secara acak di lokasi pos pemeriksaan kepada para pengendara.

"Sampai saat ini yang dilakukan tes swab antigen di Jalur Tol Cikampek Kilometer 34 sampai saat ini belum ada yang reaktif," ungkapnya.

Mantan Kapolda Jawa Timur ini menuturkan pos pemeriksaan akan berlangsung hingga 24 Mei mendatang. Namun, kata Fadil, tidak tertutup kemungkinan untuk memperpanjang pemeriksaan itu jika jumlah pengendara semakin banyak.

"Operasinya akan berlangsung sampai tanggal 24 Mei, namun jika dievaluasi bahwa jumlah pemudik masih cukup banyak bisa diperpanjang kembali sampai tanggal yang akan ditentukan kemudian, karena kita menyadari bersama larangan mudik akan selesai tanggal 18 nanti pasti jumlah orang yang kembali menuju Jakarta setelah itu akan meningkat, nah itu kita akan evaluasi terus setiap harinya," tuturnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyiapkan 12 titik pos pemeriksaan arus balik. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pos pemeriksaan itu akan berlaku mulai hari ini hingga 7 hari setelah Lebaran. Namun, menurutnya, tidak tertutup kemungkinan pos pemeriksaan itu digelar hingga akhir Mei.

"Kalau ini (pos pemeriksaan arus balik) kita akan laksanakan paling tidak hingga sampai tujuh hari pertama Lebaran. Nanti menunggu kebijakan apakah sampai akhir bulan Mei," kata Sambodo di pos pemeriksaan Km 34B Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu (15/5).

Dalam pos pemeriksaan arus balik itu, petugas akan memeriksa dokumen bebas COVID-19 dari pemudik berdasarkan hasil swab antigen 1x24 jam terakhir. Bagi yang tidak membawa, warga akan dites swab secara langsung di lokasi tersebut.

Untuk itu, Sambodo mengimbau para warga yang kembali ke Jakarta agar melakukan swab test terlebih dahulu.

"Datang ke Jakarta sudah membawa surat bebas COVID-19 sehingga, ketika ada pemeriksaan, dia tinggal tunjukkan. Kalau sudah seperti itu, kita tidak akan periksa," ujarnya.
Attachments area

(whn/dwia)