DPR Kecam Serangan Israel, Serukan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 03:14 WIB
Puan Maharani
Ketua DPR Puan Maharani (Foto: Tangkapan layar)
Jakarta -

Konflik Israel ke Palestina terus memanas dengan saling lempar rudal. Ketua DPR RI Puan Maharani mengecam keras serangan Israel kepada warga sipil Palestina di Jalur Gaza.

"Kami mengecam serangan yang dilakukan saat warga Palestina melakukan ibadah bulan suci Ramadan dan juga saat perayaan hari raya Idul Fitri, sehingga mengganggu rangkaian ibadah umat Muslim Palestina," kata Puan, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/5/2021).

Puan mengajak semua pihak menyerukan hentikan serangan Israel kepada Palestina. Terlebih, serangan Israel pada Palestina dilakukan di bulan suci Ramadan, suasana Idul Fitri, dan di tengah pandemi Covid-19.

"Hentikan serangan Israel pada Palestina dan kita serukan memberi bantuan kepada rakyat Palestina, termasuk prioritas bantuan vaksin Covid-19 dan berbagai alat kesehatan," ungkap politisi PDI Perjuangan tersebut.

Lebih lanjut, Puan menyampaikan bahwa konflik Israel-Palestina harus menjadi momentum untuk memulai kembali proses perdamaian yang komprehensif dan inklusif, sesuai dengan hukum internasional, resolusi PBB, dan parameter serta konsensus internasional.

Menurut Puan, tindak kekerasan Israel juga menyebabkan meningkatnya instabilitas di Timur Tengah.

"Sangat disayangkan, di saat dunia memerlukan perdamaian dan bersatu untuk berperang melawan virus Covid-19, namun warga Palestina harus berjuang melawan aneksasi Israel," ujarnya.

Puan juga mendorong pemerintah Indonesia untuk terus melanjutkan peran aktifnya dalam menghentikan serangan Israel dan memberi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.

"Mendesak masyarakat internasional dan PBB untuk meredakan ketegangan dan membantu warga Palestina yang menjadi korban di wilayah pendudukan Palestina," tutur Puan.

Sama halnya dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang juga mengecam serangan Israel ke Palestina. Dasco mendesak pemerintah untuk melancarkan protes keras dan turut berperan aktif menyuarakan kedamaian atas nama negara.

Dasco juga meminta kepada seluruh masyarakat agar turut serta menyuarakan perdamaian meski tidak turun ke jalan, serta mendoakan korban tragedi peperangan dan mendoakan ketenteraman dunia.

"Masyarakat kita jangan ikut-ikutan turun ke jalan karena kondisinya sedang banyak keterbatasan. Cara yang paling tepat kita lakukan saat ini adalah mendoakan agar dunia senantiasa dipayungi kedamaian, baik itu kedamaian di Palestina, kedamaian di Indonesia, maupun kedamaian di seluruh dunia," tuturnya.

(eva/eva)