Irak Ingatkan AS Jangan Campuri Urusan Dalam Negeri

Irak Ingatkan AS Jangan Campuri Urusan Dalam Negeri

- detikNews
Sabtu, 11 Mar 2006 13:46 WIB
Jakarta - Pemerintah Irak secara terang-terangan mengecam Amerika Serikat karena mencampuri urusan dalam negeri Irak. Kecaman itu dicetuskan Menteri Keamanan Irak Abdul Karim al-Enzy.Menurut Enzy, Washington telah sengaja memperlambat pembangunan kembali Irak dikarenakan agenda pribadinya yang mencakup soal minyak dan perang melawan teror. Demikian seperti diberitakan Sydney Morning Herald, Sabtu (11/3/2006).Komentar tersebut disampaikan Enzy terkait dengan desakan pejabat-pejabat AS agar Menteri Dalam Negeri Irak, Bayan Jabr diganti."Terakhir kali saya cek, Bayan Jabr adalah Menteri Dalam Negeri Irak, bukan AS ataupun PBB. Dia salah satu orang terbaik kami dan ini merupakan campur tangan dalam urusan kami," tegas Enzy.Enzy juga mengatakan, pemerintah Irak tidak menginginkan keberadaan pasukan asing di negara tersebut. Menurutnya, kalau saja pasukan koalisi pimpinan AS di Irak lebih serius untuk membangun kembali pasukan keamanan Irak dalam tahun pertama okupasi, maka sekarang pasti sudah terjadi pengurangan substansial jumlah pasukan asing di Irak."Kami tidak menginginkan pasukan asing di sini, tapi mustahil bagi mereka untuk pergi sekarang karena kami sedang berada di ambang perang saudara," kata Enzy."Yang sebenarnya, Amerika tidak ingin kami mencapai level kemampuan dan keberanian yang diperlukan untuk mengatasi perlawanan dikarenakan mereka ingin terus di sini," ujar petinggi Irak itu sengit.Dikatakan Enzy, banyak warga Irak meyakini bahwa AS sebenarnya menginginkan terjadinya perang saudara di Irak. Dengan harapan, perang tersebut akan mematahkan kekuatan kelompok-kelompok beragama yang terus berjuang untuk membentuk pemerintahan. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads