Round-Up

Nasib Warga Medan Kebanjiran di Hari Lebaran

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 22:07 WIB
Warga Kampung Aur bersihkan lumpur di hari pertama Lebaran
Warga membersihkan rumah dari lumpur sisa banjir di hari Lebaran. (Datuk Haris Molana/detikcom)
Medan -

Warga Kampung Aur, Medan, Sumatera Utara (Sumut), kebanjiran di tengah hari Lebaran. Kesedihan pun diungkapkan warga karena di tengah hari raya kebanjiran hingga harus bersih-bersih sisa lumpur.

Kampung Aur, Medan, mulai kebanjiran pada Kamis (13/5/2021), pukul 03.20 WIB, ratusan rumah terlihat terendam air. Tinggi banjir mencapai pinggang orang dewasa atau sekitar 80 cm.

Henry yang merupakan salah seorang warga mengatakan air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 23.00 WIB dari Sungai Deli yang meluap. Air masuk ke rumah warga dibarengi dengan lumpur. Sungai Deli meluap akibat hujan deras yang terjadi di kawasan Pegunungan, Kabupaten Karo.

"Dari pukul 23.00 WIB air naik. Mungkin hujan di gunung, karena airnya juga berlumpur," kata Henry saat ditemui di lokasi.

Henry menerangkan, warga sudah menyelamatkan barang-barang di rumahnya ke tempat yang lebih tinggi. Meski banjir, warga akan tetap melaksanakan salat Id pada hari Kamis pagi.

"Kalau salat Id tetap di masjid, air belum masuk ke masjid," ucapnya.

Pada pekan lalu, Kampung Aur yang berada di kawasan bantaran sungai juga dilanda banjir. Henry berharap pemerintah segera mengeruk sungai agar banjir tidak datang lagi.

Banjir malam ini di Kampung Aur, Medan (Ahmad Arfah/detikcom)Banjir di Kampung Aur, Medan (Ahmad Arfah/detikcom)

"Sungai Deli ini perlu pengerukan karena sungai sudah dangkal. Jadi harapannya cepat ini dikorek agar tidak terjadi lagi banjir," ucapnya.

Pada Kamis pagi, banjir yang merendam kawasan Kampung Aur berangsur surut. Sekitar pukul 06.00 WIB, banjir masih mengenangi kawasan tersebut.

Namun ketinggian air sebelumnya mencapai satu pinggang orang dewasa atau sekitar 80 cm berangsur surut setinggi selutut orang dewasa. Terlihat di lokasi, beberapa warga lalu lalang pada genangan air tersebut.

Ada pula beberapa warga yang membersihkan rumahnya. Warga menyebut mereka tetap melaksanakan salat Idul Fitri 1442 H di masjid kawasan setempat yang tidak dimasuki air banjir.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2