Riwayat Slogan KPK #BeraniJujurHebat yang Diubah Jadi #BeraniJujurPecat

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 18:20 WIB
Spanduk berani jujur hebat di gedung KPK lama (detikcom)
Spanduk 'Berani Jujur Hebat' di gedung KPK lama (detikcom)

Salah seorang pembentang spanduk di gedung KPK adalah mantan Wakil Ketua KPK, Erry Riyana Hardjapamekas. Dia ikut naik gedung dengan peralatan panjat lengkap untuk memasang spanduk itu.

Sebelumnya, pelesetan slogan KPK menjadi #BeraniJujurPecat viral di Twitter dan menjadi trending. Bahkan, Novel Baswedan ikut menggaungkan tagar ini.

"Potret Pemberantasan Korupsi negeri ini.. #BeraniJujurPecat," tulis Novel Baswedan di Twitter.

Penonaktifan 75 pegawai KPK ini juga sempat mendapat kritikan dari sejumlah pihak, termasuk PKS. KPK pun angkat bicara dan berharap tidak ada pihak yang berspekulasi terlalu jauh terkait upaya ini.

"Kami berharap pihak-pihak tidak berspekulasi terlalu jauh dengan asumsi-asumsi dan opini soal ini terhadap KPK, apalagi sebelum menerima informasi secara utuh," kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri kepada detikcom, Rabu (12/5).

Dia menjelaskan, Novel dkk bukan dinonaktifkan dari KPK, melainkan diminta menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada pimpinan sampai ada keputusan lebih lanjut. Ada 75 pegawai yang diminta menyerahkan tugas dan tanggung jawab ke pimpinan setelah 75 orang itu dipastikan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).

"Dapat kami jelaskan bahwa saat ini pegawai tersebut bukan nonaktif karena semua hak dan tanggung jawab kepegawaiannya masih tetap berlaku," kata Ali.

Dia menegaskan belum ada keputusan apa pun soal nasib akhir dari 75 orang yang tak lolos TWK KPK itu. Nantinya keputusan akan diambil berdasarkan koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara/Reformasi Birokrasi.


(rdp/imk)