3 Peristiwa Ledakan Petasan Berujung Maut Saat Malam Takbiran

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 13:52 WIB
TKP Petasan maut di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen. Rumah milik warga bernama Untung ini rusak parah akibat ledakan petasan pada Rabu (12/5/2021) sore.
Lokasi ledakan petasan di desa Ngabean, Kebumen (dok. Polres Kebumen)

2. Kebumen

Insiden maut akibat ledakan petasan ini juga terjadi di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jawa Tengah. Ledakan ini mengakibatkan tiga orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Peristiwa maut di malam Lebaran itu diduga berawal dari salah seorang korban yang meracik petasan sembari merokok.

"Sebanyak 7 orang membuat mercon, di antaranya menggulung kertas dan isi obat ke dalam gulungan kertas. Pada pukul 17.00 WIB meledak hingga menyebabkan meninggal dunia 2 orang dan 7 mengalami luka, disebabkan saat membuat sambil merokok," kata Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama dalam keterangan tertulis, Kamis (13/5/2021).

Piter menerangkan para korban yang membuat mercon, yakni Muhammad Taufik Hidayat bin Untung (25), Bambang Priyono (29), Rio Dwi Pangestu (22), Sugiyanto bin Marimin (23), Rizky Efendi (21), Alib bin Badjo (24), dan Irwan Soleh bin Solehudin (24). Kemudian seorang korban lain Ratna Iswatun Khasanah (19) yang merupakan keluarga korban.

Para korban ini meracik petasan di rumah Untung pada Rabu (12/5) mulai pukul 16.00 WIB. Ada ratusan mercon yang sedang diracik para korban.

"Jumlah mercon yang akan diisi sebanyak lebih-kurang 400 gulungan, dengan obat 5 kg," terangnya.

Para korban tersebut lalu dilarikan ke rumah sakit, di antaranya RS Prembun, RS PKU Kutowinangun, dan RSDS Kebumen. Salah seorang korban, yakni Rio Dwi Pangestu, akhirnya meninggal dunia pukul 21.00 WIB setelah sempat dirawat di RSU Prembun.

"Untuk sementara jumlah yang meninggal dunia tiga orang," terang Piter.

Akibat ledakan petasan itu, rumah korban Untung mengalami rusak berat. Plafon dan dinding rumahnya hancur. Saat ini sebagian korban masih dirawat di rumah sakit, sedangkan sisanya sudah diizinkan pulang untuk rawat jalan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3