Khatib Salat Id Masjid Agung Al Azhar Ajak Jemaah Doakan-Bantu Palestina

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 10:39 WIB
Jakarta -

Khatib salat Idul Fitri 1442 H di Masjid Agung Al Azhar, Mas'adi Sulthani, mengajak jemaah mendoakan Palestina. Dia mengecam penyerangan militer Israel ke Palestina saat umat Islam Palestina sedang melaksanakan salat tarawih di Masjid Al-Aqsa.

Awalnya, Mas'adi Sulthani menyebut bentrokan antara Palestina dan Israel terjadi pada Jumat (7/5) lalu. Mas'adi mengatakan bentrokan terjadi saat warga Palestina sedang melaksanakan salat tarawih di Masjid Al-Aqsa.

"Sebagaimana kita ketahui bahwa hari Jumat tanggal 7 Mei telah terjadi bentrokan di Masjid Al-Aqsa pada warga Palestina yang sedang melaksanakan salat tarawih dengan polisi Israel," ujar Mas'adi di Masjid Agung Al-Azhar, Jaksel, Kamis (13/5/2021).

Dia mengungkapkan peristiwa itu menusuk perasaan seluruh umat Islam. Mas'adi mendukung sikap pemerintah Indonesia yang mendukung perjuangan Palestina agar segera merdeka.

"Kejadian ini tentu menusuk perasaan kita sebagai umat Islam. Apalagi ini terjadi di bulan Ramadhan yang mulia. Kita mengutuk dengan keras peristiwa kejahatan kemanusiaan Israel ini terhadap rakyat Palestina. Sikap pemerintah Indonesia, alhamdulillah, sejak dari awal mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina terhadap agresi Israel," bebernya.

"Presiden pertama RI pada tahun 1962, mengatakan selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan pada orang-orang Palestina. Maka selama itu pula bangsa Indonesia berdiri menentang penjajahan Israel," sambung Mas'adi.

Maka itu, Mas'adi mengajak jemaah di Masjid Agung Al-Azhar membantu perjuangan rakyat Palestina, baik berupa dana maupun doa. Dia juga menjelaskan alasan umat Islam harus membela Palestina.

"Oleh karena itu, mari kita bantu perjuangan saudara-saudara kita di Palestina dengan dukungan dana, politik, serta doa. Mengapa kita umat Islam harus bela Palestina dan Masjidil Aqsa? Yang pertama, Masjidil Aqsa adalah kiblat pertama umat Islam dalam salat, sebelum pemindahan kiblat ke Masjidil Haram di kota suci Mekkah berdasarkan wahyu Allah," ucapnya.

"Yang kedua, Masjidil Aqsa merupakan masjid kedua yang dibangun pertama-tama di muka bumi. Yang ketiga, Masjidil Aqsa merupakan masjid suci ketiga umat islam yang penting untuk diziarahi dan dikunjungi setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi," tambah Mas'adi.

Mas'adi mengajak jemaah mendoakan Palestina bisa segera lepas dari penjajahan Israel. Dia turut menyinggung pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 di mana kemerdekaan merupakan hak segala bangsa.

"Tekad Palestina untuk terus berjuang harus dapat dukungan kita. Pembukaan UUD 1945 mengamanatkan, kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa. Dan oleh sebab itu penjajahan di atas muka bumi harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Maka kita doa bersama agar Palestina bisa melepaskan diri dari penjajahan zionis Israel yang telah banyak makan korban jiwa," imbuhnya.

(aud/aud)