Round-Up

Warning bagi yang Nekat Palsukan Surat Dokter demi ke Luar DKI

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 23:18 WIB
Penyekatan mudik dilakukan di sejumlah titik di tengah pemberlakuan larangan mudik Lebaran. Ribuan kendaraan pun telah diputar balik di Tol Cikarang Barat.
Ilustrasi penyekatan mudik (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Praktik tak terpuji yang terungkap dalam pengajuan surat ijin keluar-masuk (SIKM) DKI Jakarta. Ada yang nekat memalsukan surat dokter demi bisa keluar ibu kota di masa larangan mudik 2021.

Seperti diketahui, SIKM menjadi salah satu syarat untuk bisa melewati penyekatan karena pemerintah melarang warga mudik saat Lebaran 2021. SIKM hanya diberikan untuk kategori tertentu. Empat kategori yang bisa mengajukan adalah warga yang mengunjungi keluarga sakit; kunjungan keluarga meninggal; ibu hamil atau persalinan; dan pendamping ibu hamil dan persalinan.

Sejak larangan mudik diberlakukan, tercatat 3.888 warga mengajukan permohonan SIKM. Hingga 10 Mei 2021 pukul 18.00 WIB, hanya 1.546 SIKM yang berhasil diterbitkan, sedangkan 2.094 ditolak dan sisanya masih dalam proses.

Mengapa banyak sekali pengajuan SIKM yang ditolak? Ternyata salah satu alasannya adalah dokumen yang diajukan tidak valid.

Pemalsuan Surat Dokter

Fenomena ini diungkap oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Benni Aguscandra. Temuan ini didapatkan setelah pihaknya melakukan penelitian dengan seksama.

"Setelah dilakukan penelitian administrasi dan penelitian teknis perizinan SIKM, banyak ditemukan surat dokter dan dokumen lainnya yang ditempel dengan tulisan atau dipalsukan oleh pemohon. Dan kami pun melakukan autentikasi ke instansi/faskes terkait. Jika permohonan tersebut tidak sesuai perundangan dan melanggar prosedur, jelas kami tolak," kata Benni dalam keterangan tertulis seperti dikutip pada Rabu (12/5/2021).

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Macam-macam Tipu Muslihat Pemudik Hindari Petugas"
[Gambas:Video 20detik]