Umat Muslim di Badung Diizinkan Takbiran dan Salat Id di 13 Masjid

Sui Suadnyana - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 16:41 WIB
Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi
Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi (Dok. Polres Badung)
Badung -

Umat Islam di Kabupaten Badung, Bali, diizinkan untuk melaksanakan malam takbiran dan salat Id saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi di 13 masjid.

"Karena kita sudah zona oranye dan juga dari Kementerian Agama Kabupaten Badung mengizinkan untuk saudara-saudara kita yang umat muslim untuk melaksanakan salat Id di 13 masjid dan musala. Kita sudah bisa melaksanakan salat Id besok dan malam ini takbir, cuma tidak dilakukan takbir keliling," kata Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, Rabu (12/5/2021).

Meski diberi izin melaksanakan salat Id, kegiatan lain seperti halalbihalal dan silaturahmi belum diizinkan. Setelah melaksanakan salat Id, umat Islam di Badung diminta untuk kembali ke rumah masing-masing.

"Kami mengimbau dari kepolisian demi pengamanan Idul Fitri ini mari sama-sama di tengah pandemi ini kita rasakan hari raya ini dengan penuh kesederhanaan dan juga penuh kewaspadaan dengan tidak mengurangi rasa suka cita kita dalam menyambut hari raya," ujar Roby

"Kita perlu sadar bahwa pandemi masih ada lebih baik kita di rumah saja dan kita berkumpul dengan keluarga inti saja. Ucapan selamat hati raya atau yang lainnya bisa dilakukan melalui media alat komunikasi," imbuhnya.

Roby menerangkan bahwa pihaknya bakal memberikan sanksi bila ditemukan ada umat yang melanggar. Sanksi yang diberikan berupa yustisi seperti yang sudah dilakukan selama ini, dari sanksi sosial, disiplin, hingga denda.

"Intinya selama pelanggaran COVID-19 ini kita lebih mengedepankan kegiatan yustisi, kalaupun ada hal-hal pidana itu sudah kita ingatkan tapi mereka tidak mau berubah baru bisa lari ke pidana dalam hal ini Undang-Undang Kesehatan dan Karantina yang kita gunakan," kata dia.

Di sisi lain, Polres Badung juga bakal mengantisipasi jika ada masyarakat yang bermain petasan pada saat malam takbiran. Jika ditemukan, pihaknya bakal mengingatkan para pemain petasan tersebut. Terlebih, selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, petasan memancing kerumunan.

"Sekali lagi itu (petasan) bisa memancing kerumunan. Yang kita hindari ini kerumunannya," jelasnya.

(gbr/gbr)