Fatwa MUI: Salat Jumat Virtual Tidak Sah!

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 14:18 WIB
Masjid Hasyim Asyari di Jakarta Barat gelar salat Jumat di bulan Ramadhan. Guna cegah Corona, protokol kesehatan pun diterapkan dengan ketat di masjid itu.
Foto Ilustrasi Salat Jumat (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan salat Jumat tidak bisa dilakukan secara virtual dari dua tempat yang terpisah. Salat Jumat baru bisa ditunaikan dengan bantuan teknologi komunikasi sejenis bila imam dan makmum berada pada tempat yang sama. Ini fatwanya.

"Bagaimana hukum salat Jumat secara virtual dan secara hybrid? Berikut fatwa MUI yang baru saja ditetapkan," kata Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam dalam keterangan tertulis, mengawali penjelasan, Selasa (11/5/2021).

Fatwa MUI terbaru ini bernomor 28 Tahun 2021 tentang Hukum Penyelenggaraan Salat Jumat Secara Virtual.

MUI membedakan salat Jumat menggunakan teknologi komunikasi ini menjadi dua jenis. Jenis angka 1 adalah salat Jumat virtual. Jenis angka 2 adalah salat Jumat hybrid (hibrida).

Pertama, salat Jumat virtual adalah pelaksanaan salat Jumat dengan lokasi imam dan makmum terpisah tempat atau tidak memenuhi kategori ittihad al-makan (dalam kesatuan tempat), tidak ittishal (tersambung secara fisik), dan hanya tersambung melalui jejaring virtual.

Kedua, salat Jumat hybrid adalah salat Jumat dengan imam dan makmum dalam kesatuan tempat (ittihad al-makan), tersambung secara fisik (ittishal), dan diikuti oleh makmum lain yang hanya tersambung secara virtual.

"Penyelenggaraan shalat Jumat secara virtual sebagaimana dimaksud dalam ketentuan umum angka 1 (satu) hukumnya tidak sah," demikian fatwa MUI.

Berikut ini Fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2021, selengkapnya:

Tonton juga Video: Selalu Ingat Protokol Kesehatan Ini Saat Salat Jumat!

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2