Anies Anjurkan Warga Tak Saling Mengunjungi Saat Lebaran

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 16:59 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Foto: Tiara Aliya Azzahra/detikcom
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga Ibu Kota tidak melakukan mudik lokal ke kawasan Bodetabekjur saat Lebaran. Dia meminta warga berlebaran di rumah.

Hal itu merupakan hasil kesepakatan rapat koordinasi dengan Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya, Kajati, Gubernur Jawa Barat, Pemprov Banten hingga wali kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Cianjur, Kota Tangsel, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang. Hasil rapat itu disepakati sejumlah poin terkait Idul Fitri, salah satunya mudik lokal atau kegiatan saling mengunjungi.

"Ada kesepakatan tentang kegiatan saling mengunjungi disepakati tadi bahwa masyarakat diprioritaskan berkegiatan di rumah saja dan dianjurkan untuk tidak melakukan kegiatan saling mengunjungi dalam wilayah yang sama atau lintas wilayah baik skala kampung, kelurahan, kecamatan, kota, kabupaten, ataupun provinsi," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta, Senin (10/5/2021).

"Ini menjawab yang selama ini sering menjadi diskusi bahwa saling mengunjungi dalam kampung, antar kampung, maupun antarkelurahan, antarkecamatan tidak dianjurkan," imbuhnya.

Anies juga menganjurkan salat Idul Fitri digelar di rumah masing-masing. Namun, jika warga ingin melaksanakan salat Id di luar rumah, dianjurkan untuk dilakukan di masjid setempat.

"Jangan pergi jauh, sekadar untuk melaksanakan salat Id supaya lokasi-lokasi kegiatan salat adalah lokasi yang dikunjungi orang setempat. Ini untuk menghindari penularan lintas wilayah dan semua dianjurkan ada di lokasi yang sama, baik itu di lapangan atau yang dilakukan di masjid. Bila dilakukan di masjid setempat, maka kapasitasnya 50 persen," kata Anies.

Anies juga menganjurkan untuk tidak mengadakan kegiatan open house, termasuk kegiatan silaturahmi, mendatangi tokoh masyarakat, tokoh agama, atau tetangga. Dianjurkan kegiatan tersebut dilakukan secara virtual sampai dengan akhir bulan Syawal.

"Jadi, ketika perkantoran mulai hari Senin, jangan dimulai dengan acara halalbihalal dalam artian bertemu, bersalaman karena itu kemudian nanti akan mengganggu ikhtiar kita untuk memutus mata rantai. Kemudian, kegiatan takbiran dilakukan secara virtual dan dilakukan di masjid setempat dengan kapasitas 10 persen, maksimal," kata Anies.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyampaikan terima kasih atas selarasnya kebijakan selama lebaran 2021 di wilayah Jabodetabekjur. Kesepakatan kebijakan ini diambil untuk mengurangi mobilitas di Jabodetabek.

"Satu poinnya sudah jelas dari Pak Gubernur tadi silahturahmi dibatasi hanya di lingkungan terdekat saja, yang kedua ziarah juga ditiadakan dan ketiga tempat wisata dibatasi hanya sebatas KTP lokal di Bogor dan kota-kota lainnya Bekasi, Tangerang. Saya kira ini langkah baik untuk penyelarasan kebijakan dan supaya warga jelas semua," katanya.

Lihat juga video 'Keterisian RS di 8 Daerah Cukup Tinggi, Menkes: Waspada dan Hati-hati':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/imk)