HMI MPO Pimpinan Ahmad Latupono Apresiasi Program 100 Hari Kapolri

Tim detikcom - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 10:43 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Kepala BNN Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose menunjukkan barang bukti sabu di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/4/2021). Kepolisian berhasil mengamankan 2,5 Ton Sabu senilai Rp 1,5 T jaringan internasional.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

HMPI MPO yang dipimpin Ahmad Latupono memberikan apresiasi pada capaian program 100 hari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Mereka menantikan gebrakan aksi selanjutnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri pada Rabu, 27 Januari 2021. Sigit pun memaparkan sejumlah janjinya, di antaranya menampilkan wajah Polri yang tegas, namun humanis.

Kemudian, Listyo Sigit juga ingin mendorong Polri dapat memberikan pelayanan secara transparan dan mampu memberikan penegakan hukum secara berkeadilan, bersikap tegas untuk mendisiplinkan penegakan aturan protokol kesehatan di tengah masyarakat, dan membantu mengawal pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini terjerat krisis akibat pandemi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI-MPO) menyampaikan dukungannya perihal program awal yang menjadi tugas kepolisian tersebut. Hal itu disampaikan langsung oleh Ahmad Latupono selaku Ketua Umum PB HMI dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/5/2021).

"Kami mendukung penuh beberapa program yang menjadi tugas utama kapolri Jenderal Listyo Sigit, terkhusus menyoal 16 rumusan prioritas yang menjadi tugas kapolri saat ini, dan kami sangat menantikan kinerja baik institusi Polri," kata Ahmad.

Selain memberikan dukungan terhadap program unggulan Kapolri, Ahmad pun berharap kepada institusi polri saat ini dapat mengembalikan trend positif dan citra baiknya di tengah anggapan miring masyarakat saat ini terhadap aparat kepolisian.

"Kami pun berharap institusi polri saat ini bisa kembali membawa trend positif, dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap aparat kepolisian," tutup Ahmad Latupono.

(fjp/fjp)