Round-Up

Deretan Strategi Polisi Buntut Pemudik Terobos Penyekatan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 05:14 WIB
Penyekatan mudik dilakukan di sejumlah titik di tengah pemberlakuan larangan mudik Lebaran. Ribuan kendaraan pun telah diputar balik di Tol Cikarang Barat.
Penyekatan (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Polisi merancang sejumlah strategi buntut dari pemudik yang menerobos pos penyekatan di Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat. Polda Metro Jaya menambah jumlah personel.

Diketahui, beredar video soal penerobosan pos penyekatan pemudik di Pos Tanjung Pura, Karawang. Polisi mengakui hal itu terjadi lantaran jumlah personel tidak sepadan dengan jumlah pemudik.

"Pada saat kejadian penerobosan, itu dikarenakan jumlah personel tidak sebanding dengan jumlah pemudik," kata Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra melalui Kasi Humas Polres Karawang Ipda Budi saat dimintai konfirmasi, Sabtu (8/5).

Rama mengatakan para pemudik tersebut menerobos dengan cara melawan arus saat diimbau putar balik oleh petugas. Peristiwa itu terjadi pada dini hari pukul 00.05 WIB, Sabtu (8/5). 100 dan 500 pemudik lolos dari penyekatan.

Penyekatan mudik dilakukan di sejumlah titik di tengah pemberlakuan larangan mudik Lebaran. Ribuan kendaraan pun telah diputar balik di Tol Cikarang Barat.Penyekatan mudik dilakukan di sejumlah titik di tengah pemberlakuan larangan mudik Lebaran. Ribuan kendaraan pun telah diputar balik di Tol Cikarang Barat. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)

Karena peristiwa ini, polisi menambah jumlah personel. Diharapkan banyaknya personel yang berjaga dapat meminimalisir pemudik yang menerobos penyekatan.

"Di pintu-pintu arteri yang memang banyak dilalui pemudik sepeda motor saat ini sudah ditambah pasukan, melalui penyekatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Itu sekarang sudah 180 personel di sana," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di GT Cikarang Barat, Jawa Barat, Minggu (9/5/2021).

Sambodo menerangkan 180 personel itu dikerahkan khusus untuk menghalau para pengguna sepeda motor yang mencoba untuk mudik. Sambodo mengakui masih banyak masyarakat yang ingin menerobos pos penyekatan agar bisa mudik ke kampung halaman.

"Khusus untuk mengawal para pemudik yang menggunakan sepeda motor, walaupun memang banyak masyarakat tetap masih mencoba untuk melewati atau untuk mudik," tuturnya.

Tonton video 'Saat Pemudik Blokade Jalan-Lawan Arus di Penyekatan Bekasi-Karawang':

[Gambas:Video 20detik]



Namun, pemudik tetap diloloskan polisi. Simak di halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2