Round-Up

Kekhawatiran Tak Ada Lagi OTT Kelas Menteri Jika Novel Cs Disingkirkan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 09 Mei 2021 06:02 WIB
Penyidik KPK Novel Baswedan memenuhi panggilan Komisi Kejaksaan RI (Komjak RI) hari ini soal polemik tuntutan 1 tahun penjara terhadap dua terdakwa kasus teror terhadapnya.
Foto: Penyidik Senior KPK Novel Baswedan (Ari Saputra)
Jakarta -

Persoalan tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk menjadi aparatur sipil negara masih terus disorot. Kini kekhawatiran muncul lantaran ke-75 pegawai KPK yang tak lulus tes wawasan kebangsaan tersebut diyakini bisa mempengaruhi kinerja KPK jika sampai betul-betul tersingkir.

Kekhawatiran itu awalnya diungkap oleh Mantan Ketua KPK Abraham Samad yang menuding ada target yang hendak disingkirkan di dalam internal KPK lewat tes wawasan kebangsaan tersebut. Dia menilai bahkan nantinya tidak akan ada lagi operasi tangkap tangan (OTT) sekelas menteri bila 75 pegawai KPK yang tidak lulus tes disingkirkan.

Awalnya Abharam Samad sempat mempersoalkan terkait revisi UU KPK. Dia berpendapat pangkal masalah ketidaklulusan 75 pegawai KPK dalam TWK lantaran revisi UU KPK tersebut.

"Sebenarnya kejadian hari ini polemik berita ketidaklulusan teman-teman kita dari hasil tes kebangsaan bukalah ujug-ujug seperti yang ada sekarang ini. Menurut saya, ini ada semacam sebuah keinginan atau semacam skenario, karena apa, sejak revisi UU di dalamnya kan salah satunya mengisyaratkan tentang mereka nanti pegawainya beralih menjadi ASN," kata Abraham saat diskusi Polemik MNC Trijaya berjudul 'Dramaturgi KPK', Sabtu (8/5/2021).

Abharam menilai saat itu semacam ada tujuan untuk melakukan screening terhadap pegawai-pegawai yang ada di KPK. Hal tersebut dilakukan agar yang terpilih sebagai pegawai KPK adalah mereka yang tidak membahayakan pemberantasan korupsi.

"Pada saat itu ada semacam tujuan menurut saya men-screening pegawai-pegawai KPK agar mungkin dimaksudnya yang diharapkan bisa lanjut menjadi pegawai KPK adalah orang-orang yang bisa dianggap tidak membahayakan pemberantasan korupsi," ucapnya.

Simak juga video 'Abraham Samad Duga Ada Skenario di Balik Tes TWK KPK':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3