Ada Penyekatan Mudik, Arus Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Turun 93%

Angga Laraspati - detikNews
Sabtu, 08 Mei 2021 21:37 WIB
Polda NTB
Foto: Dok. Polda NTB
Jakarta -

Bupati Lombok Barat (Lobar) Fauzan Khalid bersama Kapolres AKBP Bagus S. Wibowo dan pihak terkait memantau langsung penyekatan mudik di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB. Adanya penyekatan tersebut membuat penyeberangan di Pelabuhan Lembar mengalami penurunan sebesar 93%.

Adapun 7% sisanya merupakan penumpang yang dapat melakukan perjalanan dengan kriteria pengecualian, yakni memiliki kelengkapan surat seperti surat keterangan tugas dan surat keterangan sakit.

"Saya harus memastikan kebijakan pemerintah terlaksana dengan baik, terlebih ini dinilai untuk kebaikan bersama, mencegah terjadinya lonjakan penularan COVID-19 ini, agar diatensi," ujar Fauzan dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/5/2021).

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo menambahkan dengan adanya situasi tersebut tidak menutup kemungkinan terjadinya pemalsuan surat tugas maupun surat keterangan lainnya yang masuk dalam pengecualian tersebut.

"Walaupun telah melengkapi dokumen, agar dilakukan kembali rapid test secara acak, terutama penumpang yang datang dari Luar Nusa Tenggara Barat (NTB)," tuturnya.

Menurutnya, ini juga penting untuk diinformasikan kepada masyarakat dengan harapan dapat menekan penyebaran COVID-19 di NTB. Sebab, pelabuhan merupakan salah satu pintu masuk ke Provinsi NTB.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan guna mengantisipasi pemalsuan hasil rapid test yang dibawa oleh para penumpang," ucapnya.

Polda NTBFoto: Dok. Polda NTB

Ia mengungkapkan untuk mengantisipasi kendaraan logistik yang nekat mengangkut penumpang, pihaknya akan tetap melakukan pemeriksaan kendaraan logistik yang masuk Pelabuhan Lembar.

"Mulai dari tempat sopir, hingga bagian belakang kendaraan atau tempat mengangkut barang juga diperiksa secara ketat," imbuhnya.

Menjawab persoalan tersebut, General Manager PT. ASDP Lembar Muhammad Yasin mengatakan permasalahan tersebut telah ditindaklanjuti oleh Otoritas Penyeberangan Pelabuhan Lembar.

"Setelah dua hari ditutupnya pelabuhan Lembar untuk pelayanan mudik, kecuali kendaraan logistic terhitung hingga pagi tadi, ada sekitar 93 truk logistik yang masuk melalui pelabuhan Lembar," katanya.

Ia mengungkapkan lalu lintas kendaraan logistik tersebut dilayani oleh 15 kapal yang beroperasi selama masa pelarangan mudik ini. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun lalu atau sebanyak 22 kapal

Yasin mengatakan jumlah kapal yang beroperasi juga mengalami penurunan sebesar 32%, begitupun dengan trip yang dilayani juga mengalami penurunan hingga 25 persen.

"Pada tahun lalu itu berjumlah 32 trip, namun pada tahun ini, tripnya justru hanya berjumlah 24 pada menjelang Lebaran ini. Ini dipengaruhi karena adanya larangan mudik, terus yang kedua karena adanya lintasan pilihan yang juga sudah beroperasi," bebernya.

Terkait angka penumpang, lanjut Yasin, pada masa mudik tahun ini terdapat penurunan sebesar 93 persen, karena dampak dari penyekatan yang telah dilakukan oleh Aparat gabungan TNI/Polri dan instansi terkait lainnya.

"Kalaupun ada penumpang, itupun berdasarkan kriteria pengecualian seperti yang telah disebutkan di atas, namun untuk rapid test kembali dilakukan sesuai dengan penekanan Bupati dan Kapolres Lobar," tandasnya.

Polda NTBPolda NTB Foto: Polda NTB
(akd/ega)