Tak Ada Penyekatan Mudik di Serang Baru Bekasi, Camat Bakal Tutup Gang

Rahmat Fathan - detikNews
Sabtu, 08 Mei 2021 18:10 WIB
Suasana lalu lintas di kawasan Serang Baru, Bekasi (Rahmat Fathan-detikcom)
Suasana lalu lintas di kawasan Serang Baru, Bekasi (Rahmat Fathan/detikcom)
Bekasi -

Camat Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Mirtono Suherianto, mengatakan bakal menggembok portal masuk gang di wilayahnya. Dia mengatakan hal itu dilakukan demi mencegah gang-gang tersebut menjadi jalur tikus pemudik.

"Jalur-jalur tikus kecil bukan untuk keluar ke Kabupaten, (tapi) antardesa, antarkecamatan kita tutup gang per gangnya. Kita gembok supaya tidak keluar wilayah masing-masing," ujar Mirtono di kantornya, Sabtu (8/5/2021).

"Kalau keluar pun hanya satu-dua pintu, jadi tidak semua pintu kita buka," sambung dia.

Mirtono mengaku pihaknya telah melakukan sosialisasi demi mencegah warga mudik. Menurutnya, warga memahami larangan mudik dari pemerintah demi mencegah penyebaran virus Corona.

"Untuk Kecamatan Serang Baru sampai hari ini masih berjalan kondusif. Sampai hari ini berjalan normal, tidak ada kendala-kendala, tidak ada kerumunan yang mudik maupun kerumunan orang banyak untuk antre mobil dan antre yang lain," kata Mirtono.

Dia mengatakan wilayahnya merupakan salah satu jalur alternatif yang biasanya dilintasi warga jika hendak menuju Karawang, Kabupaten Bogor, Cianjur, Garut hingga Bandung.

Pantauan detikcom di Jalan Raya Cikarang-Cibarusah, Serang Baru, pukul 16.00 WIB, tidak terlihat ada penyekatan pemudik. Lalu lintas pun berjalan sebagaimana biasanya.

Suasana lalu lintas di kawasan Serang Baru, Bekasi (Rahmat Fathan-detikcom)Suasana lalu lintas di kawasan Serang Baru, Bekasi (Rahmat Fathan/detikcom)

Jalan Raya Cikarang-Cibarusah ini biasanya digunakan pengendara menuju wilayah Karawang melalui Jalan Raya Bojongmangu. Selain itu, dari jalan ini warga juga bisa ke Cibarusah yang berbatasan dengan akses Jonggol-Puncak, Bogor, hingga ke Cianjur dan seterusnya.

"Itu Jalan Raya Cikarang-Cibarusah, itu tembusnya ke Jonggol, ke Bogor. Kemudian yang jalur ke Karawang adalah antara Jalan Raya Bojongmangu. Itu yang ke Karawang," ujar Mirtono.

Mirtono menyampaikan memang tak ada penyekatan di wilayahnya. Dia mengatakan pos penyekatan dilakukan di wilayah perbatasan antara Kabupaten Bekasi dan Bogor.

"Itu tol tutup larinya ke situ. Kalau tol ditutup, dia pasti lewatnya Bojongmangu, Jalan Raya Bojongmangu. Makanya itu disekat, perbatasan juga Kabupaten Bekasi dengan Bogor. (Dilakukan penyekatan) dari Polres. Yang melaksanakan itu kan dari BPBD, kemudian Satpol PP, Polres, dan tim yang ada di wilayah semua dilibatkan," kata dia.

Sejauh ini, ada tujuh titik penyekatan di Kabupaten Bekasi, yakni di Kedung Waringin, Cibeet, Kalimalang Tambun, Cibarusah, Gerbang Tol Tambun, Gerbang Tol Cibitung, dan Gerbang Tol Cikarang Pusat.

Polres Metro Kabupaten Bekasi akan menjaga tujuh titik penyekatan itu selama 24 jam. Penjagaan juga dilakukan bersama petugas gabungan bersama dengan TNI, Dishub, Satpol PP, dan Dinkes.

(haf/haf)