Operasi Yustisi Polda NTB Sisir Kerumunan Massa Jelang Idul Fitri

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 17:03 WIB
Polda NTB
Foto: Polda NTB
Jakarta -

Polda NTB bersama Polres jajaran menggencarkan operasi yustisi dalam rangka mencegah penularan COVID-19. Operasi tersebut melibatkan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, dan instansi/dinas terkait lainnya.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto mengatakan operasi yustisi sebagai bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dilakukan untuk mendukung program Kampung Sehat 2 Nurut Tatanan Baru, yang diinisiasi Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal.

"Sekaligus sebagai upaya meminimalisir munculnya klaster baru menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah atau 2021 Miladiyah," kata Artanto dalam keterangan tertulis, Jumat (7/5/2021).

Pada Kamis (6/5), kegiatan operasi yustisi Polda NTB menjaring 11.512 pelanggar dari 1.074 lokasi operasi. Dari 11.512 pelanggar itu hanya ada satu pelanggar yang dikenai sanksi berupa denda Rp 100 ribu.

"Jadi, kami lebih mengedepankan humanis approach atau pendekatan kemanusiaan. Rinciannya 965 orang mendapat sanksi sosial, 9.180 orang teguran lisan, dan 1.366 pelanggar dikenakan teguran tertulis," urai Artanto.

Polda NTBFoto: Polda NTB

Kepala Biro Operasi Polda NTB Kombes Pol. Imam Thobroni menambahkan target sasaran operasi yustisi di 1.074 lokasi tersebut adalah titik keramaian dan atau tempat yang terindikasi terjadi kerumunan.

"Pelanggar terbanyak terjaring oleh Polresta Mataram dengan total pelanggar 3.009 orang. Ini lebih dikarenakan masyarakat dari luar Kota Mataram, yang datang dengan banyak kepentingan menjelang Lebaran," ungkap Imam.

Dari data Biro Operasi Polda NTB, pelaksanaan Operasi Yustisi digelar dengan personel gabungan yang terdiri 2.647 personel Polri, 230 anggota TNI 230, 125 personel Satuan Satpol PP, ditambah 309 orang dari instansi/dinas terkait lainnya.

Polda NTBFoto: Polda NTB

"Insyaallah, sesuai namanya KRYD, operasi ini akan digelar secara rutin dalam rangka menjaga kamtibmas, termasuk untuk pendisiplinan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19," ujar Imam. .

"Sesuai perintah Pak Kapolda, KRYD ini juga dilaksanakan oleh seluruh Polres sejajaran di NTB, baik di Pulau Lombok maupun di Pulau Sumbawa," imbuhnya.

(fhs/ega)