Perampokan Besar-besaran Terjadi Lagi di Inggris
Jumat, 10 Mar 2006 09:42 WIB
Jakarta -
Aksi perampokan besar-besaran kembali terjadi di Inggris. Lagi-lagi, yang menjadi korban adalah perusahaan penyimpanan uang Securitas yang dua pekan lalu mengalami perampokan terbesar di Inggris.Kali ini sekelompok bandit bersenjata merampok sebuah van Sekuritas yang melintas di Warrington, Cheshire, Inggris tenggara. Kejadian itu terjadi Kamis (9/3/2006) kemarin sekitar pukul 20.15 waktu setempat. Kawanan penjahat itu sempat membakar van sebelum kabur dengan uang rampokannya. Menurut kepolisian, perampokan ini telah terencana dengan matang dan diduga melibatkan orang dalam. "Ini kelihatannya merupakan operasi yang direncanakan dengan hati-hati dan terlaksana dengan baik," ujar sumber kepolisian seperti dilansir harian Inggris, Mirror, Jumat (10/3/2006)."Ada banyak sekali uang di dalam van itu dan para perampok kabur dengan membawa jumlah uang yang sangat besar," imbuh sumber tersebut. Para perampok diyakini berhasil membawa kabur sekitar 8 juta poundsterling atau sekitar Rp 129,4 miliar.Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Sekuritas juga menjadi target perampokan terbesar sepanjang sejarah Inggris pada 21 Februari lalu. Kawanan penjahat bersenjata merampok sebuah depot uang Sekuritas di Tonbridge, Kent dan membawa kabur uang sebesar 53 juta poundsterling atau hampir Rp 855,9 miliar.Kepolisian Kent terus memburu para pelaku. Sejauh ini, sudah ada lima tersangka yang diduga terlibat perampokan yang disertai aksi penyanderaan manajer depot dan keluarganya. Terakhir kali, polisi menahan dan menginterogasi dua staf depot Sekuritas.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
