Melihat 'Kantor' Kekaisaran Sunda Nusantara di Depok

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 12:55 WIB
Depok -

Kekaisaran Sunda Nusantara disebut berkantor di kawasan Beji, Depok, Jawa Barat. 'Kantor' Kekaisaran Sunda Nusantara ini juga sekaligus rumah Alex Ahmad Hadi Ngala, yang mengaku sebagai Panglima Majelis Agung Archipelago.

detikcom pun mencoba menyambangi 'kantor' Kekaisaran Sunda Nusantara itu pada Jumat (7/5/2021). 'Kantor' tersebut nampak seperti rumah pada umumnya.

'Kantor' tersebut tampak bercat putih. Pintu dan jendelanya tertutup rapat. Tak terlihat adanya aktivitas di rumah tersebut.

Satu mobil berwarna biru tampak terparkir di depan 'kantor' Kekaisaran Sunda Nusantara itu. Belum diketahui milik siapa kendaraan ini.

Di samping 'kantor', ada rumah warga, sementara di sisi lainnya merupakan kebun.

Di depan 'kantor, ada sebuah warung yang dijaga adik ipar Alex, Jayadi. Anak pertama Alex, Alvi (27), juga ada di warung tersebut.

Alvi mengatakan ayahnya ada di dalam rumah. Namun, lanjutnya, ayahnya tidak ingin diganggu. Dia menambahkan ayahnya tinggal di Depok dari semenjak dirinya lahir.

"Saya lahir juga di sini (Depok). (Ayah saya sudah tinggal di sini) 27 tahun lebih, kan ibu saya asli sini. Ini kan semua saudara saya di sini, makanya saya pusing juga," ujar anak Alex, Alvi.

'Kantor' Kekaisaran Sunda Nusantara di Depok (Foto: Sachril/detikcom)'Kantor' Kekaisaran Sunda Nusantara di Depok (Sachril/detikcom)

Alvi mengaku awalnya tidak tahu-menahu soal Kekaisaran Sunda Nusantara. Dia hanya pernah melihat teman ayahnya datang ke kediamannya dengan memakai atribut-atribut Kekaisaran Sunda Nusantara. Atribut ini, sambungnya, terpasang di kendaraan teman ayahnya atau seperti di pelat kendaraan Rusdi Karepesina.

"Itu kayak di mobil (Rusdi Karepesina) yang ditilang itu, kayak gitu. Saya nggak pernah lihat (atribut Kekaisaran Sunda Nusantara) di pakaian atau apa ya, saya lihatnya paling, apaan sih mobil stiker-stiker gini, gitu," ungkapnya.

Alvi pun mengungkapkan ayahnya sudah berhenti mengikuti Kekaisaran Sunda Nusantara karena menganggap perkumpulan tersebut tidak baik. Dia berharap agar persoalan Kekaisaran Sunda Nusantara ini tidak dihubung-hubungkan dengan ayahnya lagi.

Sebelumnya, Rusdi Karepesina, yang mengaku sebagai jenderal di Kekaisaran Sunda Nusantara, bicara soal Kekaisaran Sunda Nusantara. Rusdi mengatakan, Kekaisaran Sunda Nusantara itu dipimpin oleh seorang pria bernama Alex Ahmad Hadi Ngala, yang merupakan Panglima Majelis Agung Archipelago.

Rusdi juga mengungkapkan Kekaisaran Sunda Nusantara memiliki semacam 'kantor pemerintahan'. Sebelum dipindahkan ke Depok, kantor Kekaisaran Sunda Nusantara ini diakuinya berada di Tangerang.

"Nggak ada kaisarnya, cuma ada Panglima Majelis Agung Archipelago. Itu perpanjangan tangan dari Kekaisaran. (Pemimpinnya) Alex Ahmad Hadi Ngala," kata Rusdi saat dihubungi, Kamis (6/5).

"Kantornya di Tangerang, tapi sudah ditarik di rumah pimpinan kita di Depok," sambungnya.

(sab/mae)