Ibu Hamil Tua Nekat Naik Motor Tangerang-Brebes Meski Dilarang Polisi

Rahmat Fathan - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 12:48 WIB
Nuni dan Ahmadi bersikukuh pulang ke Brebes menggunakan motor. Nuni kini tengah hamil 8 bulan.
Nuni dan Ahmadi tetap pulang ke Brebes menggunakan motor meski dilarang polisi (Rahmat Fathan/detikcom)
Jakarta -

Ibu yang tengah hamil tua nekat mudik ke Brebes, Jawa Tengah. Padahal polisi di pos penyekatan pemudik di Harapan Indah, Bekasi, sudah melarangnya.

Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (7/5/2021), ibu bernama Nuni itu diboncengkan motor oleh suaminya, Ahmadi. Mereka melintas depan pos penyekatan Harapan Indah, Bekasi, pukul 10.15 WIB.

Tampak keduanya membawa sejumlah barang sebagaimana lazimnya pemudik, seperti tas hingga bantal. Melihat hal itu, petugas pun menepikan mereka.

Nuni, yang usia kehamilannya sudah memasuki bulan ke-8, mengatakan tinggal di daerah Cipondoh, Tangerang. Dia dan suaminya hendak mudik ke Brebes.

"Dari Tangerang mau ke Brebes. Alasannya kan ini hamil sudah mau genap 8 bulan. Bulan depan udah HPL. Jadi, kalau mau masuk 9 bulan juga kan bahaya di jalan," ujar Nuni kepada detikcom.

Nuni mengatakan telah berkonsultasi ke bidan soal kondisi hamil tuanya sebelum memutuskan pergi mudik. Dia juga menyebut aturan larangan mudik 6-17 Mei 2021 dikecualikan bagi ibu hamil yang mau melahirkan.

"Ya bismillah-lah. Aku sudah konsul ke bidan, sudah. Lihat di berita, tanggal 6-17 bisa (mudik dengan pengecualian-red) keluarga berduka, keluarga ada istri melahirkan, ibu hamil," ucapnya.

Nuni dan Ahmadi bersikukuh pulang ke Brebes menggunakan motor. Nuni kini tengah hamil 8 bulan.Nuni dan Ahmadi tetap pulang ke Brebes menggunakan motor meski dilarang polisi (Rahmat Fathan/detikcom)

Sementara itu, perwira pospam yang melakukan penyekatan, Iptu Sukandi, memeriksa sejumlah dokumen yang dibawa Ahmadi dan Nuni. Dia menyebut pemudik itu tidak membawa surat izin keluar masuk (SIKM), tetapi memiliki hasil tes negatif swab antigen.

Dia mengatakan pihaknya tetap memerintahkan Ahmadi dan Nuni berputar balik. Meski demikian, dia mengaku tak mampu berbuat banyak jikalau Ahmadi dan Nuni tetap nekat mudik.

"Kalau kita kan intinya dibalikin. Itu urusan mereka kalau lanjut, yang penting dari kita tegas bahwa yang mau mudik diputar balik. Dia nanti jalan kan nggak ngerti kan, yang penting intinya silakan. Kita saran suruh balik saja. Apalagi lagi hamil kan," kata Sukandi.

Setelah ditepikan dan diimbau berputar balik, pasutri ini pun tetap melanjutkan perjalanan. Ahmadi pun berharap perjalanan mereka selamat sampai Brebes.

"Ya baiknya saja itu. Mudah-mudahan selamat sampai tujuan, itu saja," tutur Ahmadi.

Simak juga video 'Ada Larangan Mudik, Penumpang di Pelabuhan Merak Turun Drastis':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)