Hari Pertama Larangan Mudik, Jumlah Penumpang KRL Turun 6 Persen

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 21:40 WIB
Penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang (Luqman N Arun/detikcom)
Foto ilustrasi pengguna KRL. (Luqman N Arun/detikcom)
Jakarta -

Larangan mudik Lebaran dimulai hari ini hingga 17 Mei 2021. Di hari pertama larangan mudik, penumpang kereta rel listrik (KRL) turun 6% dengan jumlah 334.913 pengguna.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, mengatakan jumlah tersebut menurun dibanding pada Rabu (5/5). Pada Rabu kemarin, jumlah pengguna KRL sebanyak 354.487 orang.

"Selama masa larangan mudik Lebaran ini, KAI Commuter sebagai operator layanan KRL menjalankan aturan dari pemerintah pusat maupun daerah setempat mengenai pembatasan transportasi dan mobilitas masyarakat. Mari dukung upaya pemerintah di berbagai wilayah untuk menangani pandemi COVID-19, gunakan KRL hanya untuk keperluan yang benar-benar mendesak," jelas VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, dalam keterangan tertulis, Kamis (6/5/2021).

Anne mengatakan penumpang KRL didominasi pengguna rutin, yakni para pekerja. Selain itu, Anne menyampaikan Stasiun Cikoya, Banten, akan kembali melayani penumpang mulai besok, Jumat (7/5).

Stasiun Cikoya melayani para pengguna sesuai dengan jam operasional layanan KRL pada 6-17 Mei 2021, yaitu pukul 04.00-20.00 WIB. Anne memastikan pihaknya selalu menerapkan protokol kesehatan terhadap para pengguna KRL, baik saat berada di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.

"KAI Commuter memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna pada masa pembatasan mobilitas ini," kata Anne.

Simak video 'Catat! Jam Operasional KRL Jabodetabek Berubah Pada 6-17 Mei 2021':

[Gambas:Video 20detik]



(man/idn)