Viral Anak Ditulis 'Pembantu' di KK, Dirjen Dukcapil Beri Penjelasan

Indah Mutiara Kami - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 14:48 WIB
Anak ditulis pembantu di TikTok (Screenshot TikTok dari Situs Kemendagri)
Status anak di kartu keluarga ditulis 'pembantu' (Screenshot TikTok dari Situs Kemendagri)
Jakarta -

Konten TikTok yang memperlihatkan status seorang anak di kartu keluarga (KK) ditulis sebagai pembantu. Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh pun memberi penjelasan.

Dalam video viral itu, seseorang menunjukkan dia ditulis dalam kolom status hubungan dalam keluarga (SHDK) kartu keluarga sebagai pembantu. Padahal dia mengaku sebagai anak kandung keluarga dalam KK itu.

Zudan lalu memberi penjelasan soal status pembantu di KK dan cara membetulkannya. Zudan mengatakan SHDK itu status hubungan anggota keluarga dengan kepala keluarga.

"KK yang viral di TikTok tersebut masih versi yang lama dan mengacu pada Permendagri No 19 Tahun 2010. KK versi lama tak lain masih dengan tanda tangan dan cap basah pejabat kelurahan setempat," kata Zudan dalam keterangan tertulis, Rabu (5/5/2021).

Zudan Arif FakrullohZudan Arif Fakrulloh (Ari Saputra/detikcom)

Sementara itu, kartu keluarga yang baru dan berlaku saat ini adalah sesuai Permendagri No 109 Tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang Digunakan dalam Administrasi Kependudukan. SHDK dalam KK baru yaitu: Kepala Keluarga, Suami, Istri, Anak, Menantu, Cucu, Orang Tua, Mertua, Famili, Lainnya.

"Nah, dalam Permendagri No 109/2019, SHDK pembantu dihilangkan dan masuk kategori 'lainnya'. Sebab, pembantu merupakan profesi, sama seperti buruh dan profesi lainnya. Itu sebabnya, Permendagri lama sudah dicabut diganti dengan Permendagri 109/2019," jelas Zudan.

Bagaimana cara mengganti nama sang anak yang ditulis pembantu dalam SHDK? Zudan mengatakan caranya sangat mudah.

"Pemohon cukup datangi unit pelayanan administrasi kependudukan terdekat dengan membawa KK lama dan dokumen akta kelahiran. Bila melalui layanan online, persyaratan dapat diunggah di nomor WhatsApp, aplikasi di PlayStore atau website yang tersedia," ungkapnya.

Tonton juga Video: Kemendagri Duga KTP WNI di Sarang ISIS Palsu

[Gambas:Video 20detik]



(imk/tor)