TNI Kirim 16 Taruna Akademi AL ke PPSDM Migas, Latihan Kelola BBM

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 14:33 WIB
Anggota TNI
Foto: dok. PPSDM Migas
Jakarta -

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengirimkan 16 Taruna Akademi Angkatan Laut ke PPSDM Migas untuk mengikuti Pelatihan Pengelolaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Pelumas. Gelombang pertama dikirim pada 29 - 30 Maret 2021, sementara gelombang kedua pada tanggal 28 - 30 April 2021.

Widyaiswara Madya PPSDM Migas, Arlucky Novandi yang sekaligus pemimpin pelatihan menjelaskan pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari yang kemudian dilanjutkan dengan Ujian Sertifikasi Petugas Pengukur Isi Tangki. Ujian yang terdiri dari dari 21 teori dan 5 jam pelajaran praktik ini berlangsung pada 3 Mei 2021 selama 26 jam pelajaran.

"Pelatihan selama tiga hari ini bertujuan agar peserta pelatihan mampu mengerti dan memahami tentang proses pengolahan BBM dan pelumas, pengetahuan produk BBM dan minyak lumas, pengelolaan BBM dan minyak lumas, pengukuran dan perhitungan minyak standar, sampling minyak, pengujian mutu BBM dan pelumas," ujar Arlucky dalam keterangan tertulis, Rabu (5/5/2021).


Pelatihan ini dibuka pada Rabu (28/4) oleh Koordinator Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana Pengembangan SDM PPSDM Migas, Sulistyono. Sulistyono mengucapkan terima kasih atas kepercayaan TNI terhadap PPSDM Migas dengan mengirimkan taruna Akademi Angkatan Laut. Dia pun menyampaikan bela sungkawa atas musibah yang menimpa KRI Nanggala 402.

"Kami PPSDM Migas berterima kasih kepada Akademi Angkatan Laut yang setiap tahun selalu mengirimkan tarunanya untuk pelatihan di PPSDM Migas. Tidak salah AAL mengirimkan tarunanya ke PPSDM Migas karena kami sudah mempunyai pengalaman dan sarana yang cukup lengkap agar para taruna itu lebih memahami tentang bahan bakar kapal perang yaitu B30 sehingga penting untuk mengetahui pengelolaannya dan pelumas," kata Sulistyono.

Di sisi lain, Gubernur Akademi Angkatan Laut, Tunggul Suropati melalui Kepala Departemen Suplai Akademi Angkatan Laut Kolonel Laut, Budi Wijaya Affandi berterima kasih atas kesediaan PPSDM Migas menerima AAL dengan jumlah 16 orang, yang terdiri dari 11 taruna 5 orang taruni.

"Pelatihan ini merupakan aplikasi teori yang telah diterima oleh para taruna yang memiliki tujuan untuk mengukur dan mengevaluasi sejauh mana kemampuan para taruna dalam memahami sekaligus mempraktekkan materi yang telah didapat sehingga nantinya dapat melaksanakan tugas sebagai Perwira Supply dan Asisten Kepala Departemen Logistik yang memerlukan ketelitian, kecermatan dan keahlian dalam pelatihan ini," terangnya.

Budi menyebut tujuan dari pelatihan yaitu agar taruna bisa memahami dan menerapkan macam - macam bentuk formulir BMM, mekanisme permintaan BMM serta prosedur laporan pertanggungjawaban administrasi pembekalan dengan baik dan benar.

"Untuk itu agar para taruna memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik baiknya sehingga sasaran dari pelatihan ini dapat tercapai secara optimal untuk dapat menunjang tugas ke depan. Dan juga agar selalu menerapkan protokol pencegahan COVID-19 selama mengikuti pelatihan dan sertifikasi," tandasnya.

(prf/ega)