Cegah Varian Baru COVID, Syahbandar Makassar Perketat Pemeriksaan Kapal Asing

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 14:29 WIB
Ribuan pemudik tiba di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar
Ilustrasi Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar (Ibnu Munsir/detikcom)
Makassar -

Syahbandar Makassar memastikan tidak akan ada lagi angkutan penumpang pada Kamis (6/5/2021) April besok terkait larangan mudik hingga pertengahan Mei nanti. Mereka juga memperketat masuknya Kapal-kapal untuk mencegah masuknya varian baru COVID-19 di Indonesia.

"Penumpang yang masuk jelang pembatasan semakin menurun. Kemarin itu yang masuk ratusan orang. Sebelum ada pembatasan bisa sampai 1.000 orang. Jadi semakin mendekati (larangan mudik) makin sedikit. Kayaknya masyarakat kita sudah mulai sadar," kata Kepala Kantor Syahbandar Utama Makassar Ahmad Wahid saat berbincang dengan detikcom di kantornya, Pelabuhan Makassar, Rabu (5/5).

Ahmad Wahid mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap penumpang yang masuk dan transit di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, dengan memeriksa tes kesehatan yang dibawa oleh penumpang.

"Tapi tidak menutup kemungkinan ada kapal berangkat dari pelabuhan tertentu dan tiba di sini setelah tanggal 6, ini setelah tanggal 6, jadi petugas di sana bekerjasama, ada instansi terkait dan kantor kesehatan pelabuhan untuk melakukan verifikasi ada dokumen ga yang dibawa. Kalau nggak ada itu ya diperiksa, tapi tidak disuruh putar balik," sebutnya.

Dia menegaskan, setelah masuk pada tanggal 6 Mei nanti, tidak ada lagi kapal penumpang yang beraktivitas di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. Hanya kapal-kapal pengangkut logistik yang diperbolehkan beraktivitas. "Operasi kapal tidak dilarang, sepanjang hanya angkutan logistik saja, tidak membawa penumpang" ujarnya.

Terkait soal mudik antarpulau, Ahmad Wahid mengatakan juga masih diperbolehkan sepanjang masuk wilayah aglomerasi di kawasan Sulsel, seperti Makassar, Maros, Gowa, dan Takalakar. Namun dia tetap mengingatkan pemudik antarpulau untuk tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan.

Sementara itu, Kepala Bidang Keselamatan Berlayar Syahbandar Makassar, Triono, mengatakan pihaknya baru saja bertemu dengan instansi terkait membahas soal pengetatan pemeriksaan bag kapal asing yang masuk ke Makassar, terkait pencegahan varian baru COVID-19.

"Terhadap kapal asing yang masuk kita akan lakukan pengecekan kesehatan di atas kapal di area yang sudah kita tentukan. Ini untuk mencegah masuknya varian baru COVID-19 di Indonesia. Tidak hanya kapal India saja, tapi semua kapal kita cek kalau mau sandar di sini," tegas dia.

Pantauan di Posko Pengendalian Transportasi Laut Makassar, tidak terlihat penumpukan penumpang. Bahkan kondisinya sangat lengang sehari sebelum pelarangan mudik besok.

(tfq/nvl)