Jawa Timur Masuk 10 Provinsi Terbaik Perencanaan Pembangunan Daerah

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 11:17 WIB
Pemprov Jatim
Foto: dok. Pemprov Jatim
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mendapat apresiasi dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas sebagai 10 Provinsi Terbaik Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2021.

Apresiasi tersebut diterima langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2021 secara virtual di Badan Penghubung Jawa Timur, Jalan Pasuruan, Jakarta Pusat, Selasa (4/5). Khofifah menyampaikan terima kasih atas kerja sama, sinergitas dan harmonisasi jajarannya di tingkat provinsi hingga pemerintah kabupaten/kota, bahkan sampai ke tingkat terbawah.

"Alhamdulilah Provinsi Jatim memperoleh apresiasi 10 Provinsi Terbaik Tahun 2021. Apresiasi ini tak lepas dari sinergitas dan harmonisasi dari Bupati/Walikota se-Jatim dalam peningkatan inovasi pembangunan daerah masing-masing yang berdampak bagi kemajuan pembangunan Jatim," ungkap Khofifah dalam keterangan tertulis, Rabu (5/5/2021).

Diungkapkannya, sinkronisasi dan harmonisasi perencanaan pembangunan daerah yang disusun berdasarkan agenda pembangunan nasional merupakan wujud dari komitmen terhadap pencapaian Prioritas Pembangunan Nasional. Dengan begitu diharapkan dapat memacu semangat pembangunan di Jawa Timur.

"Sinergitas pelaksanaan pembangunan mulai dari tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota ini penting dengan tetap mempertimbangkan kearifan lokal dan kebutuhan masyarakat. Sesuai prinsip-prinsip pembangunan yang holistik, tematik, terintegrasi dan spasial, serta dapat bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah," terangnya.

Terkait tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) nasional Tahun 2022 yakni Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural, lanjutnya, fokus pembangunan di Jatim tahun 2022 akan diarahkan kepada pemulihan ekonomi serta pembangunan infrastruktur wilayah selatan, pembangunan SDM, serta reformasi pelayanan dasar seperti kesehatan.

"Ada beberapa isu strategis yang menjadi prioritas pembangunan Jatim bahkan nasional seperti ketertinggalan infrastruktur di wilayah selatan Jatim, tingginya kemiskinan pedesaan, angka kematian ibu dan bayi, dan lain sebagainya. Sehingga fokus di tahun 2022 yakni pemulihan ekonomi, pembangunan infrastruktur wilayah selatan, kesehatan dan SDM ini kami harap bisa betul-betul membuat tagline Jatim Bangkit dapat terlaksana," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan pandemi COVID-19 memberikan pelajaran yang luar biasa dalam perencanaan pembangunan nasional. Menurutnya, sebaik apapun perencanaan yang telah dibuat, pemerintah harus selalu siap melakukan perubahan secara cepat untuk beradaptasi dengan tantangan dan peluang-peluang yang ada.

"Yang tidak berubah adalah tujuan utamanya, yaitu untuk mensejahterakan rakyat, untuk memajukan bangsa. Tetapi caranya sering harus berubah. Karena tantangan dan peluangnya setiap saat bisa berubah-ubah," tandasnya.

Simak juga Video: Jokowi Dorong Pembangunan yang Tidak Jawa-sentris

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)