Cetak Wirausaha Mandiri, Pemkot Mojokerto Gelar Inkubasi Aneka Keripik

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 20:14 WIB
Pemerintah Kota Mojokerto menggerakkan pelatihan inkubasi produk-produk makanan ringan guna mewujudkan masyarakat mandiri.
Foto: Dok. Pemkot Mojokerto
Jakarta -

Pemerintah Kota Mojokerto menggerakkan pelatihan inkubasi produk-produk makanan ringan guna mewujudkan masyarakat mandiri. Diketahui, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari kali ini memberikan tantangan kepada para wirausaha baru untuk membuat aneka keripik sebanyak 900 bungkus.

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini menjelaskan selama ini, Pemkot Mojokerto melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) terus memberikan pelatihan dalam memberdayakan masyarakat. Adapun hal ini bertujuan untuk dapat melahirkan wirausaha baru yang mandiri. Terlebih, pada masa pandemi COVID-19 seperti saat ini.

"Inkubasi wirausaha ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Mojokerto dalam pemulihan ekonomi, di mana dari seluruh penerima bansos terdapat 8.303 KK yang berminat mengikuti inkubasi wirausaha, yang terbagi dalam 35 jenis wirausaha. Salah satunya adalah pelatihan pembuatan keripik ini," jelasnya dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (4/5/2021).

Saat menghadiri Inkubasi Wirausaha Aneka Keripik di Gedung Workshop Alas Kaki Surodinawan, Ita mengungkap Diskoperindag memberikan praktik membuat aneka keripik pada pelatihan kali ini. Adapun aneka keripik yang dibuat antara lain keripik mbothe, sukun, talas, pisang, singkong, ketela madu, ketela cilembu.

Menariknya, jelas Ita, limbah kerupuk dari ubi ini kemudian diolah menjadi cookies. Ita pun menyebutkan para peserta tak hanya praktik membuat keripik, tapi juga dibekali ilmu dalam pengemasan hingga pemasaran produk-produk tersebut.

Lebih lanjut, Ita mengatakan nantinya pemerintah daerah akan memberikan wadah bagi wirausaha baru dalam memasarkan produknya. Diketahui, lokasi tersebut bertempat di Rest Area Gunung Gedangan yang merupakan sentra oleh-oleh produk unggulan UMKM Mojokerto.

Tidak hanya di Rest Area Gunung Gedangan, tambahnya, produk dari para UMKM Mojokerto juga dapat ditemui di pasar modern atau swalayan, bahkan di Sunrise Mall terdapat stand khusus produk unggulan UKM/IKM.

Ia pun berharap adanya kemampuan baru bagi masyarakat ini dapat menjadi modal dalam mengembangkan diri terutama pada sektor perdagangan. Sehingga, hasil dari pengembangan diri tersebut dapat membawa Kota Mojokerto lebih dikenal lagi, melalui produk-produk unggulan lokalnya. Tak hanya itu, ia pun berharap hal ini akan membawa kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto lebih meningkat.

(akn/ega)