Batalyon Vaksinator Mataram Beri Vaksin 202 Lansia dalam 3 Jam

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 18:07 WIB
vaksin
Foto: Polda NTB
Jakarta -

Program vaksinasi COVID-19 khusus lanjut usia atau lansia di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dikebut. Batalyon Vaksinator Kota Mataram pada Senin malam dalam tiga jam mampu memberi Vaksin Sinovac terhadap 202 orang lansia.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto mengapresiasi gerak cepat Batalyon Vaksinator Kota Mataram tersebut. Menurutnya, percepatan ini demi keselamatan masyarakat.

"Sungguh luar biasa dan harus diapresiasi. Tanpa mengenal waktu personel Batalyon Vaksinator khususnya yang di Kota Mataram, terus melakukan percepatan demi keselamatan masyarakat," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (4/5/2021).

Sementara Kapolresta Mataram melalui Kasubag Humas Iptu Erny Anggraeni mengatakan pelaksanaan vaksinasi khusus lansia itu dilaksanakan di tiga lokasi berbeda, antara lain Polsek Mataram, Polsek Pagutan, dan Kantor Lurah Pagesangan.

"Pelaksanaan vaksinasi lansia dosis pertama ini terpusat di tiga lokasi yakni di Polsek Mataram, Polsek Pagutan, dan di Kantor Lurah Pagesangan. Vaksinasi sendiri dilaksanakan mulai pukul 20.30 hingga 23.30 Wita, pas tiga jam pelaksanaan," tuturnya.

vaksinvaksin Foto: Polda NTB

Diungkapkannya, dalam vaksinasi selama tiga jam tersebut, Batalyon Vaksinator diawaki oleh tenaga kesehatan (nakes) dari Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Mataram dan Puskesmas Jajaran. Penerima vaksin Sinovac produksi Biofarma, yakni lansia sebanyak 32 orang di Kantor Lurah Pagesangan, 65 orang di Polsek Mataram, dan 105 di Polsek Pagutan.

"Jadi, jumlah keseluruhan dalam vaksinasi selama tiga jam itu totalnya 202 orang. Polsek Pagutan yang memecah rekor terbanyak," katanya.

Anggraeni menjelaskan dalam pelaksanaan vaksinasi itu tim Batalyon Vaksinator dengan pengawalan personel Polri, menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) pemberian vaksin sesuai dengan ketentuan, yakni pendaftaran dan verifikasi, format screening, penyuntikan vaksin, dan pencatatan serta observasi.

"Artinya, tim harus memastikan kelayakan atau pemenuhan syarat penerima vaksin untuk disuntikkan vaksin. Bahkan setelah disuntikkan Vaksin Sinovac pun penerima vaksin harus menunggu selama 30 menit, untuk dilakukan observasi dampak atau efek terhadap penerima vaksin," jelas Anggraeni.

"Alhamdulillah, semua berjalan dengan baik dan lancar tanpa adanya hal-hal yang tidak kita inginkan," tutupnya.

Hadir dalam pelaksanaan vaksinasi di tiga lokasi itu, jajaran Forum Komunikasi Kecamatan Mataram, para lurah dan kader kelurahan se-Kecamatan Mataram.

Polda NTBPolda NTB Foto: Polda NTB
(mul/ega)