Habiburokhman Ragukan Kabar Novel Baswedan Tak Lulus Tes ASN KPK

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 16:33 WIB
Habiburokhman
Habiburokhman (dok. Istimewa)
Jakarta -

Penyidik senior KPK Novel Baswedan mendengar kabar tidak lolos menjadi pegawai KPK melalui tes alih status sebagai aparatur sipil negara (ASN). Waketum Partai Gerindra Habiburokhman meragukan kabar Novel tak lulus tes ASN KPK.

"Kok kayaknya sulit kalau nggak lulus ya, dinyatakan tidak lulus. Tapi bagaimanapun, itu kewenangan pihak yang melakukan tes tersebut," kata Habiburokhman di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Habiburokhman menyatakan hanya mengacu pada informasi resmi dari KPK. Anggota Komisi III DPR RI itu yakin Novel punya pengalaman dalam terkait seleksi-seleksi.

"Kami hanya mengacu informasi resmi dari KPK, bukan kabar burung. Kalau tes misalnya wawasan kebangsaan itu atau apa begitu, Pak Novel itu kan alumni Akpol, saya pikir ketika masuk Akpol kemudian ada pendidikan berjenjang, ada kalau nggak salah sespimen, mungkin sudah diikuti," sebutnya.

Lebih lanjut Habiburokhman meminta penyelenggaraan tes ahli status pegawai KPK ini dilakukan secara terbuka. Dia mencontohkan seperti halnya tes di bangku kuliah.

"Kita dorong untuk transparan saja hasil tesnya. Kayak dulu zaman kuliah kalau saya tidak lulus, padahal saya sepinter masuk kuliahnya. Kalau tidak lulus diumumkan, 'nilai kamu ini segini di mata kuliah ini, mata kuliah ini segini'," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, penyidik senior KPK Novel Baswedan mengaku mendengar kabar tidak lolosnya sejumlah pegawai KPK melalui tes alih status sebagai ASN. Novel sendiri juga sebagai bagian dari pegawai yang tidak lolos.

"Cuma itulah aku paham. Tapi nanti, begitu disampaikan itu benar, baru bisa dikonfirmasi, kan. Tapi rasanya kayak begitu sih," kata Novel, Selasa (4/5).

"Mereka maunya begitu tapi itu kan sudah lama, upaya-upaya cuma yang berbeda yang diduga berbuat pimpinan KPK sendiri, kan lucu," imbuhnya.

Sekjen KPK Cahya Hardianto Harefa merespons kabar pemecatan pegawainya yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). Cahya memastikan hasil asesmen TWK masih tersegel.

"Saat ini hasil penilaian asesmen TWK tersebut masih tersegel dan disimpan aman di Gedung Merah Putih KPK dan akan diumumkan dalam waktu dekat sebagai bentuk transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan KPK," kata Cahya dalam keterangan tertulis, Selasa (4/5).

(rfs/zak)