e-Life

Waspada Pakai Pinjol untuk Rayakan Lebaran

dtv - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 11:03 WIB
Jakarta -

Menjelang hari raya Idul Fitri, tak jarang akan muncul kebutuhan-kebutuhan baru yang perlu dipenuhi. Hal ini meliputi zakat, mudik, hingga keperluan untuk menyenangkan diri sendiri dan keluarga.

Bagi pekerja yang mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR), tentu ini bisa jadi solusi untuk kebutuhan-kebutuhan tersebut. Akan tetapi, saat ini terdapat opsi lain yang praktis yaitu menggunakan jasa pinjaman online (pinjol).

"Kalau pertanyaannya adalah baik atau tidak, bisa saya sampaikan, untuk memenuhi kebutuhan di hari raya dengan pinjaman online adalah tidak baik," kata Financial Planner Bareyn Mochaddin dalam program e-Life.

Alasan mengapa pinjaman online sebaiknya tidak jadi solusi utama adalah bunga pinjaman yang sangat tinggi. Hal ini patut diwaspadai sebelum memutuskan untuk berhutang lewat pinjaman online.

"Bunga yang dibebankan oleh pinjaman online itu kisarannya sekitar 0,6% sampai dengan 0,8% perhari ya. Bukan perbulan. Bunga pinjaman online selama tiga hari itu sama dengan bunga kartu kredit perbulan," jelas Bareyn.

Selain karena bunganya yang memberatkan, pinjaman online juga tidak disarankan untuk membeli kebutuhan hari raya karena bersifat utang konsumtif. Utang konsumtif adalah utang yang tidak memberikan nilai tambahan dan habis dikonsumsi begitu saja.

"Kita nggak perlu merasakan beratnya bunga yang dibebankan pada kita. Cukup melihat dari apa yang sudah terjadi kepada orang lain dan itu jangan sampai terjadi kepada kita," tutup Bareyn.

(gah/gah)