Pemkab Serang-Baznas Salurkan Insentif Guru Ngaji hingga Beasiswa

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 10:37 WIB
Pemkab Serang
Foto: dok. Pemkab Serang
Jakarta -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bersama Baznas Kabupaten Serang menyalurkan berbagai insentif dan bantuan yang berasal dari dana hibah dan zakat infaq sedekah (ZIS), mulai dari insentif bagi guru ngaji, pemandi jenazah, hingga beasiswa.

Ketua Baznas Kabupaten Serang Wardi Muslich mengungkapkan dari dana hibah Pemkab Serang pihaknya mendistribusikan insentif untuk 435 pemandi jenazah, insentif 1.392 guru ngaji, insentif 1.392 guru madrasah, bantuan 50 panti asuhan, insentif 250 petugas kebersihan, bantuan 116 lansia, beasiswa untuk 2.142 siswa dan mahasiswa, serta bedah rumah untuk 144 keluarga. Selanjutnya bantuan untuk 198 lembaga keagamaan.

"Pemberian insentif dan bantuan kami laksanakan secara simbolis yang berasal dari dana hibah Pemkab Serang dan zakat infaq sedekah melalui Baznas Kabupaten Serang," ujar Wardi dalam keterangan tertulis, Selasa (4/5/2021).

Secara simbolis juga dilakukan penyerahan bantuan bedah rumah dari infaq aparatur sipil negara (ASN) untuk 60 keluarga. Menurutnya, untuk bantuan beasiswa dan bedah rumah akan diserahkan secara bertahap.

Di sisi lain, kata dia, Pemkab Serang bersama Baznas juga turut menekan angka pengangguran dengan anggaran pelatihan yang bekerja sama dengan BBPLK untuk untuk 48 peserta dalam dua tahap.

"Program ini kami sebut program mencetak mustahik menjadi muzakki. Terikat dengan perjanjian, jika lulus pelatihan dan bekerja, maka harus membayar zakatnya kepada Baznas Kabupaten Serang," jelas Wardi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan penerimaan zakat per 1 Januari hingga 30 April sebesar Rp 3,5 miliar. "Alhamdulillah, wabah COVID-19 tidak mempengaruhi penerimaan zakat dan infaq di Baznas Kabupaten Serang. Namun penerimaan zakat fitrah dari sekolah yang akan terpengaruh karena sebagai siswa masih belajar dari rumah," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan penerimaan zakat infaq saat ini mayoritas berasal dari ASN. Ia pun mendorong perusahaan di Kabupaten Serang untuk menyampaikan zakat infaq melalui Baznas Kabupaten Serang.

"Terutama industri padat karya, itu harus kita dorong bersama untuk mengumpulkan dan menyerahkan zakat infaq melalui Baznas," ujarnya.

Ia yakin, dengan kerja sama berbagai pihak, Baznas Kabupaten Serang akan mencapai target pengumpulan ZIS hingga Rp 14 miliar tahun ini. "Insyaallah tercapai. Sebab, pada bulan ini, kami juga bersama akan menggelar gebyar zakat," pungkasnya.

(prf/ega)