9 Mahasiswa Pendemo di Hardiknas Jadi Tersangka, Tak Ditahan

ADVERTISEMENT

9 Mahasiswa Pendemo di Hardiknas Jadi Tersangka, Tak Ditahan

Rahmat Fathan - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 10:22 WIB
Gedung Mapolda Metro Jaya
Gedung Polda Metro Jaya (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Polisi menangkap 9 orang mahasiswa dalam unjuk rasa Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Sembilan mahasiswa itu ditetapkan sebagai tersangka, namun tidak ditahan.

"Sembilan orang yang ditangkap karena melakukan aksi unjuk rasa di depan Kementerian Pendidikan tanggal 3 Mei 2021," ujar Kepala Divisi Advokasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Nelson Nikodemus saat dihubungi wartawan, Selasa (4/5/2021).

Nelson mengatakan kesembilan mahasiswa tersebut dijerat Pasal 216 ayat 1 KUHP dan Pasal 218 KUHP. Kesembilan mahasiswa itu tidak ditahan.

"Nggak ditahan," katanya.

Menurut Nelson, penangkapan dan penetapan tersangka para mahasiswa ini berlebihan. Menurutnya lagi, polisi cukup memberikan peringatan jika aksi demo tidak sesuai protokol kesehatan.

"Ya ini berlebihan. Maksudnya kalau dia melakukan kekerasan terhadap orang lain ya dia bisa ditambah pidana, diperberat hukumannya. Tapi, kalau misalnya memang tidak sesuai dengan misalnya lagi nggak ada prokes gitu, berdempetan, ya diingatkan. Dan kemudian kalau memang diingatkan tidak berubah, ya dibubarkan paksa," jelas Nelson.

Lebih lanjut Nelson mengatakan polisi juga membubarkan aksi massa. Namun, menurutnya, alasan pembubaran aksi juga tidak jelas.

"Katanya alasannya pembubaran itu kan nggak jelas ya. Padahal 10 orang perwakilan masih di dalam untuk ketemu dengan Profesor Nizam, tiba-tiba dibubarin aja," katanya.

"Tapi sebelumnya memang polisi bilang maksimal jam 17.00 WIB terus sekitar jam 16.00 WIB sore, mahasiswa masuk ke dalam untuk ketemu dengan perwakilan Kemendikbud. Tapi kemudian, pada saat bertemu di dalam sebagian, kemudian jam 5 kurang itu sudah dibubarin," jelasnya.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan sembilan mahasiswa itu telah dipulangkan. Hanya, Yusri tidak menjelaskan status hukum kesembilan mahasiswa tersebut.

"Sudah, sudah dipulangkan kok itu," kata Yusri.

Simak juga video 'Podcast Bareng Jokowi, Nadiem Tanya Makna Hardiknas 2021':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT