Mahfud Md Tepis Pernah Bilang Korupsi Dimaklumi Demi Kemajuan

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 07:08 WIB
Mahfud Md
Foto: Menko Polhukam Mahfud Md (dok. Kemenko Polhukam)
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud Md menyebut dirinya tak pernah menyatakan korupsi dimaklumi demi kemajuan. Klarifikasi ini disampaikan Mahfud karena sahabatnya, Mantan Menristek Muhammad AS Hikam, percaya dengan hoaks tersebut.

"Pak Hikam percaya saya bilang begitu? Pak Hikam percaya bahwa saya bilang korupsi bisa dimaklumi demi kemajuan? Pak Hikam percaya bahwa saya bilang untuk mencapai kemajuan ekonomi pemerintah boleh membiarkan korupsi? Itu semua permainan medsos yang omong kosong, Pak. Tak ada itu," kata Mahfud dalam keterangannya, Selasa (4/5/2021).

Mahfud mengatakan memang sempat membahas persoalan korupsi ketika menjadi narasumber webinar 'Demokrasi dan Ekonomi' bersama Saiful Mujani, Faisal Basri, dan Halim Alamsyah. Namun demikian dia mengaku tidak pernah mengatakan soal pemakluman korupsi.

"Terlalu amat bodohlah kalau saya bilang begitu. Yang saya bilang begini, di negara kita ini korupsi sudah meluas ke berbagai lini. Ada yang bilang itu karena demokrasi kita kebablasan. Korupsi dibangun melalui jalan demokrasi alias menggunakan mekanisme demokrasi. Mari kita sehatkan demokrasi agar bisa mempercepat kemajuan ekonomi. Jangan seperti sekarang, demokrasinya membuat korupsi terjadi di berbagai lini," jelas Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud mengatakan saat itu dirinya menjelaskan Indonesia mengalami kemajuan dalam jumlah turunnya angka kemiskinan secara konsisten mulai zaman Presiden Sukarno hingga Presiden Joko Widodo saat ini.

Simak juga video 'Mahfud Md Ungkap 2 Alasan Negara Baru Tagih Utang BLBI':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2