Tidak Hadiri Acara Presiden, SBY Sindir Kades Wonosobo
Kamis, 09 Mar 2006 14:09 WIB
Wonosobo - Apa yang ditanyakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika mengawali dan mengakhiri sambutan di hadapan petani di Wonosobo. Ternyata bukan soal panen atau kepemilikan lahan para petani. Melainkan soal keberadaan para perangkat desa.Pada awal sambutan di depan ratusan petani peserta temu wicara, SBY membuka pidatonya dengan pernyataan, "Di sini hadir pejabat-pejabat dari Jawa Tengah, ada Pangdam, Kapolda, dan Kepala Kejaksaan. Terus ada camat? Ada kepala desa?Silahkan acungkan tangan...!" kata SBY saat pidato membuka acara temu wicara dengan petani di lapangan Desa Siwuran, Kecamatan Garung, Wonosobo, Jawa Tengah, sekitar 10 km dari kota Wonosobo ke arah Pegunungan Dieng, Kamis (9/3/2006).Mendapat pertanyaan dari SBY, warga yang hadir hanya saling pandang dan menunggu ada yang mengacungkan tangan. Namun, setelah ditunggu cukup lama tidak ada yang mengacungkan tangan, beberapa orang petani berteriak cukup keras. "Sedang demo ke Jakarta," ujar mereka.Mendengar pernyataan itu, SBY langsung tersenyum. Namun dia tidak meneruskan soal keberadaan para perangkat desa ini. Dalam sambutan selanjutnya, SBY meminta Pemda untuk segera mengembangkan objek wisata Dieng. Dengan pengembangan itu diharapkan akan ada pembukaan lapangan kerja dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Mengenai masalah pertanian, SBY menyoroti soal masih kurang berkualitasnya komoditas yang dihasilkan petani dan masalah-masalh seperti pupuk.Ketika mengakhiri sambutan, SBY yang didampingi Menteri Pertanian Anton Apriantono, Menko Kesra Aburizal Bakrie dan Seskab Sudi Silalahi kembali mempersoalkan perangkat desa yang berbondong-bondong demo ke Jakarta.
(jon/)











































