2 SPBU di Jalan Hayam Wuruk Dibongkar Juni, Punya Mega 2010
Kamis, 09 Mar 2006 12:46 WIB
Jakarta - Pembongkaran SPBU-SPBU jalur hijau di wilayah DKI Jakarta akan dimulai Juni nanti. Tahap awal, 2 SPBU di sisi barat dan timur Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Sedangkan SPBU milik Megawati Soekarnoputri baru akan dibongkar tahun 2010.Selain karena menyalahi rancangan umum tata ruang, dibongkarnya dua SPBU di Jalan Hayam Wuruk itu karena sudah memotong jalur busway koridor I jurusan Blok M-Kota."SPBU jalur hijau di Jalan Hayam Wuruk menyinggung jalur busway koridor I, otomatis kendaraan tidak bisa antre untuk mengisi bahan bakar," ujar Kepala Dinas Pertamanan Pemprov DKI Jakarta Sarwo Handayani usai rapat yang dipimpin Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (9/3/2006).Sebelumnya Pemprov DKI menargetkan membongkar 6 SPBU jalur hijau tahun ini. Tapi diputuskan 2 SPBU itu yang lebih dulu diratakan dengan tanah. Sedangnya sisanya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan KH Tapa dan Jalan Kwitang (sisi barat dan timur) baru akan dibongkar pada tahun 2007.Sedangkan untuk SPBU milik pasangan Taufiq Kiemas-Megawati di Jalan Tebet dan di Jalan Sudirman, tidak akan dibongkar tahun ini. SPBU itu baru akan dibongkar pada tahun 2008-2010.Mengenai kendala sulitnya menggusur SPBU milik keluarga Megawati ini, kata Kepala Dinas Pertambangan Peni Susanti, karena adanya perjanjian kerjasama dengan Pemprov DKI yakni pengusaha harus membangun SPBU bahan bakar gas. "Jadinya sulit untuk ditertibkan," tandas dia. Pemprov DKI sendiri menargetkan akan membongkar 32 SPBU di jalur hijau hingga tahun 2010.
(umi/)











































