ADVERTISEMENT

Penjelasan KCI soal KRL Tak Berhenti di Tanah Abang Pukul 15.00-19.00

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 02 Mei 2021 20:44 WIB
Situasi Stasiun Tanah Abang usai antrean calon penumpang membludak siang tadi
Foto: Stasiun Tanah Abang (Fathan/detikcom)
Jakarta -

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menjelaskan perihal penyesuaian perjalanan KRL yang tidak lagi berhenti di Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00-17.00 WIB mulai besok. Hal itu karenakan KCI mencatat adanya peningkatan pengguna KRL yang terjadi hari ini hingga mencapai 37.349 orang.

"Situasi Stasiun Tanah Abang pada Minggu (2/5) kembali ramai. Sebagaimana Sabtu kemarin, situasi Stasiun Tanah Abang ramai didatangi para pengguna KRL musiman yang hendak menuju dan dari Pasar Tanah Abang. KAI Commuter mencatat penguna KRL yang masuk di Stasiun Tanah Abang untuk mengggunakan KRL hingga pukul 17.00 WIB tercatat 37.349 pengguna," kata VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba dalam keterangan pers tertulisnya, Minggu (2/5/2021).

Anne mengatakan kebijakan ini dilakukan untuk menekan laju penyebaran virus Corona (COVID-19). Sebab, kata Anne, kepadatan penumpang di Stasiun Tanah Abang menjelang masa larangan mudik Lebaran tahun ini terus meningkat.


"Sebagai antisipasi penyebaran COVID-19 dari adanya kepadatan di kawasan Tanah Abang menjelang masa larangan mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri, mulai Senin 3 Mei 2021 Stasiun Tanah Abang tidak melayani naik turun pengguna KRL pada pukul 15.00-19.00 WIB," katanya.

Perihal pelayanan Stasiun Tanah Abang yang akan direkayasa telah diungkapkan sebelumnya oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo. Syafrin menyebut pelayanan Stasiun Tanah Abang akan berhenti dari pukul 15.00-19.00 WIB mulai besok.

"Mulai hari Senin 3 Mei 2021 Stasiun Tanah Abang tidak melayani pengguna keluar/masuk stasiun pada pukul 15.00-19.00," kata Syafrin melalui pesan singkat, Minggu (2/5).

Syafrin menjabarkan pelayanan penumpang dari arah Rangkasbitung, Parung Panjang hingga Serpong, hanya sampai di Stasiun Palmerah. Kemudian untuk penumpang dari arah Bogor, Depok, Nambo-Angke hingga Jatinegara PP tidak akan melayani naik turun penumpang dari Stasiun Tanah Abang.

"Pengguna diwajibkan naik turun dari Stasiun Karet, Duri atau Angke," lanjut Syafrin.

Syafrin mengatakan pelaksanaan kebijakan ini akan terus dievaluasi. Pihaknya akan menyesuaikan dengan data dan respons pengguna setiap harinya.

"Akan dilakukan evaluasi pelaksanaannya, menyesuaikan dengan data dan respons pengguna untuk hari-hari berikutnya," tuturnya.

(whn/rfs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT