Lalin-Pintu Masuk Tanah Abang Diberlakukan Buka Tutup Cegah Kerumunan

Karin Nur Secha - detikNews
Minggu, 02 Mei 2021 15:29 WIB
Warga memadati jalan di Pasar Tanah Abang, Sabtu (1/5/2021). Keramaian ini bertepatan dengan 2 pekan menjelang hari raya Idul Adha 2021. Selain itu, parkir roda dua di badan jalan (parkir on the street) turut memicu penyempitan jalan dan menyebabkan arus kendaraan tersendat. Pantauan kepadatan lalu lintas terlihat di Jl Mas Mansyur, depan Hotel Millenium dan Jalan Wahid Hasyim.
Suasana di Pasar Tanah Abang (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan polisi melakukan rekayasa lalu lintas untuk mencegah kerumunan di Pasar Tanah Abang. Anies menyebut sistem buka tutup lalu lintas akan diberlakukan.

"Tadi sepanjang hari alhamdulillah dari jajaran Dirlantas sudah melakukan rekayasa lalu lintas sehingga ikut mencegah terjadinya kerumunan karena jumlah orang yang masuk ke dalam kawasan pasar ditentukan," kata Anies saat jumpa pers di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusar, Minggu (2/5/2021).

Anies mengatakan jalan akan ditutup jika pengunjung di Pasar Tanah Abang telah memenuhi kapasitas. Sistem buka-tutup juga akan dilakukan di pintu masuk pasar.

"Bila pasar penuh maka jalan-jalan ditutup pengunjung tidak bisa masuk. Itu di jalannya, di pintu-pintu juga begitu disiapkan petugas, ketika jumlah orang di dalam pasar masih banyak, maka pintu ditutup sehingga warga tidak masuk sampai jumlahnya berkurang," kata Anies.

Anies menyebut pengendalian juga akan dilakukan di pintu masuk Stasiun Tanah Abang. Dia menekankan pengendalian ketat akan dilakukan di sekitar pasar.

"Jadi kebijakan buka tutup ini akan jalan terus besok. Buka-tutup lalu lintas, buka-tutup pasar, pengendalian masuk keluar lewat stasiun dan juga penertiban di jalan-jalan sekitar kawasan Tanah Abang. Intinya kita lakukan pengendalian di sini," tutur Anies.

Selain itu, Anies melarang pedagang untuk jualan di pinggir jalan. Dia menyebut berjualan di pinggir jalan berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Adapun di dalam kawasan pasar kita akan operasikan mulai besok pagi bahwa tidak boleh ada pedagang pasar yang berjualan di luar kawasan pasar, di luar gedung pasar. Jadi di jalan-jalan, di trotoar tidak boleh ada kegiatan berjualan. Besok petugas kita akan berjaga, semua kegiatan transaksi jual beli dilakukan di dalam pasar," tutur dia.

"Karena kenyataannya kita temukan bahwa menitipkan barang dagangan di jual di luar yang akibatnya menimbulkan kerumunan dan itu berisiko. Jadi pada sore hari ini kita siapkan mekanisme pengendalian untuk dilaksanakan sore ini," tutur dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2