Round-Up

Sorotan ke Tersangka Tes Antigen Bekas Bangun Rumah Mewah

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 02 Mei 2021 02:29 WIB
Lubuklinggau -

Lima tersangka kasus alat tes antigen bekas di Bandara Internasional Kualanamu merupakan warga Sumatera Selatan (Sumsel). Salah satu pelaku bahkan telah membangun rumah mewah yang diduga dari hasil keuntungan alat tes antigen bekas.

Rumah mewah tersebut diketahui milik eks Business Manager Laboratorium Kimia Farma Jl Kartini Medan PM (45). Dalam kasus tersebut, Ia berperan sebagai penanggung jawab laboratorium dan yang menyuruh melakukan penggunaan cotton buds swab antigen bekas.

PM memiliki sebuah rumah mewah yang sedang dalam pembangunan yang beralamat di Griya Pasar Ikan, Simpang Priuk, Lubuklinggau. Ketua RT setempat, Muslim, membenarkan rumah mewah yang sedang dibangun tersebut milik warganya yang berinisial PM.

"Benar, PM merupakan warga kita. Dia baru membangun rumah mewah di depan rumah lamanya. Saat ini masih dalam tahap pembangunan. Sudah dua hari ini tampak kosong dan terkunci rapat," ujar Muslim, ketua RT setempat, ketika dimintai konfirmasi wartawan, Sabtu (1/5/2021).

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak (kiri) menginterogasi salah satu tersangka penyalagunaan alat swab tes cepat antigen bekas saat rilis kasus di Polda Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Kamis (29/4/2021). Polda Sumatera Utara menangkap lima orang tersangka berinisial RN, AD, AT, EK dan EL serta mengamankan sejumlah barang bukti berupa alat swab antigen bekas yang siap untuk digunakan. ANTARA FOTO/Adiva Niki/Lmo/wsj.Foto: Eks Business Manager Laboratorium Kimia Farma Jl Kartini Medan berinisial PM (45) telah ditetapkan jadi tersangka kasus tes antigen alat bekas (ANTARA FOTO/Adiva Niki)

Menurutnya, sejak kasus daur ulang alat tes antigen di Bandara Kualanamu yang menjerat tersangka mencuat, kini pengerjaan pembangunan rumah mewah itu dihentikan.

"Pengerjaan rumah mewah milik PM itu disetop oleh pihak keluarganya setelah kasus yang menjerat PM mencuat," terangnya.

Rumah mewah yang baru dibangun milik tersangka kasus tes antigen bekas di Kualanamu berinisial PM (Prima Syahbana/detikcom)Foto: Rumah mewah yang baru dibangun milik tersangka kasus tes antigen bekas di Kualanamu berinisial PM (Prima Syahbana/detikcom)

Dia mengatakan PM menjadi warganya sejak tahun 2011. Dalam kesehariannya, tersangka dikenal baik oleh warga.

"Sudah lama dia tinggal di sini, sudah sejak 2011 lalu. Dia sehari-hari dikenal pribadi yang baik dan aktif mengikuti kegiatan masyarakat," jelas Muslim.

Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Panca Putra mengatakan penggunaan alat tes antigen COVID-19 bekas di Bandara Internasional Kualanamu oleh petugas PT Kimia Farma Diagnostik dilakukan sejak Desember 2020. Para tersangka mendaur ulang alat tes antigen untuk dipakai lagi.

Polisi menetapkan 5 tersangka dalam kasus daur ulang alat tes antigen. Baca selengkapnya di halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2