Round-Up

Tega Nian Pelaku Antigen Bekas: 9 Ribu Korban Demi Duit Miliaran

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 01 Mei 2021 02:57 WIB
Konferensi pers di Polda Sumut (Datuk Haris-detikcom)
Foto: Konferensi pers di Polda Sumut (Datuk Haris-detikcom)
Jakarta -

Kasus penggunaan alat tes antigen bekas di Bandara Kualanamu terdapat sejumlah fakta baru. Teranyar, polisi menyebut ada sekitar 9 ribu orang telah menggunakan alat tes antigen bekas itu.

Saat ini, polisi telah menetapkan lima tersangka, salah satunya Manager Kimia Farma, PM. Mereka ialah eks Business Manager Laboratorium Kimia Farma Jl Kartini Medan PM (45), mantan kurir Laboratorium Kimia Farma SR (19), mantan CS di Laboratorium Klinik Kimia Farma DJ (20), mantan pekerja bagian admin Lab Kimia Farma Jl Kartini Medan M (30), dan mantan pekerja bagian admin hasil swab, R (21).

"Dari hasil pemeriksaan dari saksi-saksi bahwa kegiatan penggunaan cotton buds swab antigen bekas tersebut mulai dilakukan oleh karyawan dari Laboratorium Kimia Farma yang berlokasi di Jalan RA Kartini No 1 Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumut, dilakukan sejak 17 Desember 2020 dan diperuntukkan buat swab di Bandara Kualanamu Internasional Airport," ucap Kapolda Sumut Irjen Panca Putra dalam konferensi pers di Medan, Kamis (29/4/2021).

Polisi memperkirakan dalam sehari ada 250 orang melakukan tes antigen di laboratorium yang dikelola oleh Kimia Farma di Kualanamu. Setengahnya diduga menjadi korban penggunaan alat tes antigen bekas.

"Kita masih terus dalami. Yang jelas satu hari ada kurang-lebih 100-150 dan 200 penumpang yang melakukan tes swab ini. Paling kalau kita hitung 100 saja setiap hari, kalau 3 bulan saja sudah 90 kali 100, udah 9.000 orang," ujar Panca.


Pelaku raih miliaran rupiah, simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Tes Antigen Bekas di Kualanamu Dilakukan Sejak Desember 2020"
[Gambas:Video 20detik]