Rental Mobil Gadungan, Pejabat & Militer Juga Ikut Menyewa

Rental Mobil Gadungan, Pejabat & Militer Juga Ikut Menyewa

- detikNews
Kamis, 09 Mar 2006 07:46 WIB
Jakarta - Tak hanya menanggung kerugian karena ditipu oleh PT Mandiri Rent A Car (PT Mandiri Muda Indonesia), kali ini para korban penipuan juga harus menanggung kesulitan menarik mobil mereka dari para pejabat dan anggota militer yang turut menyewa mobil-mobil tersebut."Ternyata mobil-mobil ini juga disewakan ke pejabat-pejabat, anggota DPRD, juga militer di daerah-daerah, kayak Koramil. Jadi kasihan juga teman-teman yang mau ngambil mobilnya tapi nggak bisa, karena yang nyewa juga kan nggak mau rugi," ujar Husein Daulay, salah seorang korban penipuan PT MMI saat dihubungi detikcom, Kamis (9/3/2006).Selain kepada pejabat dan militer, PT MMI juga telah menyewakan mobil-mobil tersebut ke perusahaan-perusahaan besar di Jakarta. Salah satunya klien terbesanya adalah LG Electronic.Diceritakannya, awalnya PT MMI memang mengatakan akan menyewakan mobil yang dimilikinya kepada PT LG Electronic. Perjanjian bisnis ini terjadi pada bulan Januari lalu.Husein menyewakan mobil Kijang Innova G tahun 2005 berwarna silver metalik dengan nomor plat B 8605 XS miliknya. Dari PT MMI Husein dijanjikan akan menerima uang sebesar Rp 5,3 juta setiap bulannya."Tapi itu hanya waktu pertamanya aja, tanggal 3 Januari uang diterima. Tapi sesudah itu tidak lagi," tandasnya.Ketika kabar penipuan oleh PT MMI ini beredar luas, Husein pun langsung berusaha mencari keberadaan mobilnya ke PT LG Electronic di Desa Ciracap, Legok, Tangerang. Namun hasilnya negatif."Memang pihak LG mengakui kalau mereka menyewa mobil dari PT MMI. Tapi ketika saya mau cek mereka tertutup dan tidak mau membukanya. Begitu juga yang dialami teman-teman korban yang lain," ceritanya.Dirinya juga telah melaporkan hal ini kepada Polres Jakarta Selatan. Namun hingga saat ini sama sekali belum ada tindak lanjut dari pihak kepolisian.Informasi sebelumnya, PT MMI diduga telah menyalah gunakan perjanjian sewa menyewa sekitar 800 mobil. Bahkan mobil-mobil tersebut kabarnya juga digadaikan. (fjr/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait