Pro-Kontra Komisi III DPR Terkait Label Teroris untuk KKB Papua

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 07:19 WIB
gedung MPR/DPR RI di Jalan Gatot
Soebroto, Senayan, Jakarta.
Foto: Lamhot aritonang
Jakarta -

Pemerintah lewat Menko Polhukam Mahfud Md menyatakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua sebagai kelompok teroris. Keputusan ini ternyata menimbulkan pro dan kontra oleh Komisi III DPR RI.

Salah satu anggota Komisi III DPR F-PPP, Arsul Sani mengaku sepakat dengan keputusan pemerintah melabeli KKB dengan teroris. Dia beralasan KKB ini tidak hanya melukai TNI, Polri hingga sipil, namun juga melakukan sejumlah teror kepada masyarakat sipil.

"Komisi III mendukung keputusan pemerintah untuk menetapkan KKB itu sebagai pelaku terorisme. Setidaknya ada dua alasan, KKB sejak beberapa waktu belakangan ini tidak saja menyerang aparatur negara baik TNI, Polri maupun sipil, tetapi juga sudah melakukan perbuatan-perbuatan teror terhadap rakyat sipil biasa yang tidak terkait dengan TNI dan Polri. Kita sudah sama-sama melihat mereka melakukan penculikan, pembunuhan, perampokan, pembakaran dan perusakan terhadap orang sipil dan aset mereka," kata Arsul saat dihubungi, Kamis (29/4/2021).

Tak hanya itu, Arsul menyebut tindakan-tindakan KKB Papua ini juga memenuhi unsur-unsur yang ada dalam UU teroriume. Sehingga menurutnya UU terorisme harus diterapkan kepada kelompok tersebut.

"Dari sisi rumusan UU Terorisme maka tindak kriminal mereka memenuhi unsur-unsur yang ada dalam UU Terorisme, sehingga kalau tidak dikenakan tindakan tersebut sementara kelompok lain dikenakan maka dianggap ada ketidakadilan atau perbedaan perlakuan hukum," ucapnya.

Sependapat dengan Arsul, anggota Komisi III F-PKB, Jazilul Fawaid juga sepakat dengan label teroris terhadap KKB. Menurutnya KKB mesti ditumpas dengan tindakan keras dan terukur lantaran menebar ketakutan dan kekerasan kepada masyarakat.

"Kita sepakat KKB mesti ditumpas, apapun labelnya. KKB dapat saja dikategorikan teroris sebab menebar ketakutan dan kekerasan bahkan pembunuhan. Hemat saya perlu tindakan yang keras dan terukur agar tidak muncul tindakan yang mengancam ketertiban dan kedaulatan negara," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan video 'Alasan Pemerintah Nyatakan KKB Papua Sebagai Teroris':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2