PKS-Golkar Bertemu, Sepakat Utamakan Politik Kebangsaan Bukan Identitas

ADVERTISEMENT

PKS-Golkar Bertemu, Sepakat Utamakan Politik Kebangsaan Bukan Identitas

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 29 Apr 2021 21:35 WIB
Pertemuan Golkar-PKS
Pertemuan Ketum Golkar Airlangga Hartarto dengan Presiden PKS Ahmad Syaiku (Karin Nur Secha/detikcom)

Tak ada pembahasan Pilpres 2024.

Wakil Ketua Umum Golkat Nurul Arifin mengatakan pertemuan itu tidak ada pembahasan terkait Pilpres 2024. Nurul mengatakan pihaknya masih melakukan penjajakan.

"Belum bisa dipastikan karena semua masih penjajakan tidak ada dialog untuk Pilpres 2024 dan sebagainya tidak sampai ke sana," katanya.

Pertemuan Golkar-PKSWaketum Golkar Nurul Arifin (Karin Nur Secha/detikcom)

Nurul menegaskan Golkar-PKS sepakat pada kesadaran politik yang berkebangsaan bukan pada politik identitas. Dia mengatakan kesepakatan ini merupakan langkah baru untuk mewujudkan suasana politik kondusif.

"Saya kira itu statement dari mereka ya jadi mungkin ada kesadaran bersama bahwa Indonesia tidak berpolitik secara ekstrem," kata Nurul.

"Politik kebangsaan kan politik nasionalis bukan politik identitas," lanjutnya.

PKS Ajak Golkar Perjuangkan Pajak Motor Gratis

Dalam kesempatan yang sama, pertemuan PKS-Golkar ini juga membahas mengenai keringanan intensif pajak gratis bagi masyarakat menengah ke bawah. Menurut PKS, ini merupakan momentum bagi negara agar meringankan beban rakyat.

"PKS mengusulkan memberikan keringanan pajak bagi masyarakat menengah-bawah yang merupakan kelompok yang paling besar terdampak ekonomi, khususnya bagi pekerja, buruh, dan karyawan," kata Wakil Sekretaris Jenderal Hubungan Antar Lembaga Moh Rozaq Asyari.

Insentif pajak yang diusulkan itu berupa pembebasan pajak STNK roda dua dan pembebasan pajak penghasilan (PPh) untuk masyarakat berpenghasilan kurang dari Rp 8 juta per bulan. Diharapkan insentif pembebasan pajak ini dapat tepat sasaran karena menargetkan kelompok masyarakat menengah ke bawah.


(eva/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT